JAMBIUPDATE.CO, MUARO JAMBI – Menjelang bulan suci Ramadan, Tim Saber Perlindungan Pangan dan Satgas Pangan Kabupaten Muaro Jambi bergerak cepat. Pasar Sengeti, Kecamatan Sekernan, disidak, Senin (9/2).
Fokus utama pengawasan tertuju pada harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama minyak goreng subsidi Minyakita.
BACA JUGA: Wagub Sani Kukuhkan Pengurus FPRB Provinsi Jambi
Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri melalui Kabareskrim Polri serta hasil rapat koordinasi lintas sektor sebelumnya. Pemerintah daerah dan kepolisian ingin memastikan tidak ada lonjakan harga maupun praktik penimbunan yang merugikan masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H Mahir bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Forkopimda, serta jajaran Polres Muaro Jambi. Dari kepolisian, pengawasan lapangan dikomandoi Kasat Reskrim AKP Hanafi Dita Utama.
AKP Hanafi menegaskan, Minyakita menjadi perhatian utama karena merupakan minyak goreng bersubsidi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah.
BACA JUGA: Oper Alih Mobil Kredit Tanpa Izin, Pelaku Dilimpahkan ke Jaksa
“Minyakita tidak boleh dijual di atas HET. Kami sudah ingatkan langsung pedagang. Kalau ada yang melanggar, akan kami tindak,” tegasnya.
Menurut dia, sidak ini merupakan langkah konkret menjaga stabilitas 10 komoditas pangan strategis. Selain minyak goreng, tim juga memantau beras, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.
Pengawasan, lanjut Hanafi, dilakukan untuk mencegah praktik curang seperti penimbunan, permainan harga, hingga distribusi yang tidak lancar yang berpotensi memicu keresahan masyarakat menjelang Ramadan.
Sementara itu, Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memastikan tidak akan ragu menindak tegas pedagang nakal. Penegakan aturan dilakukan demi memastikan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), HET, serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) berjalan sesuai ketentuan.
BACA JUGA: Wako Maulana Kebali Rombak Pejabat Pemkot Jambi, Ini Nama 86 Pejabat Baru yang Dilantik
Wabup Junaidi H Mahir mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam sidak tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga pasokan dan keterjangkauan harga.
“Kami ingin masyarakat tenang menjalankan ibadah Ramadan. Kalau ada yang sengaja menimbun atau memainkan harga, pasti ada konsekuensi hukum,” ujarnya.
Dengan pengawasan terpadu ini, pemerintah berharap stok bahan pokok tetap aman dan harga stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan. (wan)
