“Evaluasi berkala harus dilaksanakan untuk memastikan pencapaian komptensi yang sesuai dengan standar. Pihak terkait dan pemangku kepentingan harus memastikan agar peserta didik tidak hanya menguasai materi secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan klinis yang cukup untuk menangani berbagai kasus medis,” pungkasnya.
Sementara itu, Dekan FKIK UNJA Dr. dr. Humaryanto menyatakan bahwa hari ini bukan sekadar sampai akademik melainkan tonggak transformasi masyarakat Provinsi Jambi Fakultas Kedokteran UNJA dalam menyiapkan pemenuhan tenaga dokter spesialis yang kompeten, professional dan berdaya saing untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan baik secara regional dalam daerah maupun nasional.
”Pada kesempatan ini Alhamdulillah sejak proses di Kementerian, dimana disitu dihadiri langsung oleh Bapak Menteri Pendidikan dan Kementerian Kesehatan serta beberapa gubernur termasuk gubernur kita untuk percepatan launching percepatan pemenuhan tenaga kesehatan dokter spesialis. Dan hari ini di enam bulan tepatnya dengan dukungan penuh dari stakeholder utamanya manajemen pengelola direksi, Direktur Rumah Sakit Raden Mattaher dan tentunya dokter-dokter spesialis berhasil menyusun sehingga kemarin sudah keluar izinnya dari Kementerian,” kata Dekan FKIK UNJA.
“Kami menyadari bahwa pendidikan dokter ini tidak mungkin berjalan sendiri. Hal ini tentunya membutuhkan saarana prasarana yang memadai, peralatan medis modern dan tentunya pembiayaan pendidikan. Oleh karena itu, pada saat ini kami mengundang seluruh pimpinan daerah, Kepala Dinas dan Kepala Rumah Sakit karena berdasarakan arahan dari Kementrian program ini dibuka untuk pemenuhan diprioritaskan untuk peserta didik kiriman dari pemerintah kabupaten/kota untuk pemenuhan tenaga dokter spesialis.
Karena itu tentunya kami berharap kehadiran dan peran serta dari stakeholder Pemprov termasuk Bank Jambi untuk istilahnya ada skema untuk beasiswa peserta ini karena kami menyadari proses pendidikan dokter maupun dokter spesialis amat mahal, namun tidak berarti pembiayaan itu kita bebankan kepada peserta didik ini.
Oleh karena itu, dukungan dari Pemprov, dukungan dari pemerintah kabupaten/kota, Bank Jambi, BPJS, kami sangat mengharapkan. Karena komitmennya nantinya peserta didiknya ini akan kita tempatkan didaerah, mengabdi di wilayahnya masing-masing. Oleh karena itu kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dan berkolaborasi,” lanjutnya. (aan)
