JAMBIUPDATE.CO, SAUDI - Cristiano Ronaldo, salah satu pemain sepakbola terbaik dunia, pernah mencoba menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadan di klub Arab Saudi, Al-Nassr.
Keikutsertaan Ronaldo dalam berpuasa ini diungkap langsung oleh mantan rekan setimnya, Shaye Sharalili, yang menyatakan bahwa sang kapten Timnas Portugal menjalani puasa selama dua hari.
Ronaldo Merasakan Pengalaman Puasa di Tengah Kompetisi
Shaye Sharalili menjelaskan bahwa Ronaldo berpuasa bersama para pemain Muslim di Al-Nassr untuk merasakan langsung pengalaman umat Islam selama Ramadan.
"Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan oleh umat Muslim selama berpuasa," jelasnya dalam podcast Thmanyah Sport.
Dalam konteks Liga Arab yang berlangsung di bulan Ramadan, menjalankan ibadah puasa di tengah kompetisi sudah menjadi hal biasa bagi para pemain lokal. Namun, bagi banyak pemain asing, beradaptasi dengan situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri.
BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Kerinci Ungkap Peredaran Sabu Modus “Sistem Tempel”, Satu Kurir Dibekuk
Ronaldo Penasaran dan Ingin Memahami Budaya Lokal
Kendati sulit bagi pemain asing untuk beradaptasi selama Ramadan, mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu justru terdorong rasa penasaran untuk ikut berpuasa.
Peraih lima gelar Ballon D'or itu ingin melihat langsung lingkungan sekitar serta memahami budaya lokal yang dijalani oleh rekan-rekannya di tim.
"Cristiano Ronaldo ikut berpuasa karena penasaran dan ingin memahami budaya lokal sampai akhirnya ikut menahan lapar dari pagi sampai petang," beber Shaye Sharalili.
Langkah Ronaldo ini menunjukkan sikap terbuka dan menghargai tradisi serta budaya setempat, meskipun berpuasa selama kompetisi bukanlah kewajiban bagi pemain asing.
BACA JUGA: 90 Desa di Kabupaten Kerinci Masih Dipimpin PJS, Pilkades Serentak Dijadwalkan Awal 2028
Upaya tersebut juga memperlihatkan sisi kemanusiaan dan rasa hormat yang tinggi dari sang bintang sepakbola dunia. (Erfyansyah/Fajar)
Sumber: www.fajar.co.id
