iklan Gubernur Al Haris Lantik Sudirman Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Minta Perkuat Keamanan Siber dan Target KUB
Gubernur Al Haris Lantik Sudirman Jadi Komisaris Utama Bank Jambi, Minta Perkuat Keamanan Siber dan Target KUB

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Gubernur Jambi, Al Haris secara resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman sebagai Komisaris Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi periode 2026-2030 di rumah dinas Gubernur Jambi, Senin (26/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa penunjukan Sudirman sebagai Komisaris Utama merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan daerah.

BACA JUGA: Antisipasi El Nino Ekstrem, BPBD Tanjabtim Siaga Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan

"Dengan ini saya selaku Gubernur Jambi melantik dan mengukuhkan saudara sebagai Komisaris utama Bank Pembangunan Daerah Jambi periode 2026-2030," ujar Al Haris.

Ia berharap Sudirman mampu menjalankan tugas dengan baik, menjaga kepentingan perusahaan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Provinsi Jambi melalui penguatan sektor perbankan daerah.

BACA JUGA: Belasan Desa di Sarolangun Terendam Banjir, Air Capai 50 Cm

Gubernur Jambi, Al Haris, memberikan sejumlah instruksi tegas usai melantik Sudirman sebagai Komisaris Bank Jambi.

Fokus utama yang disoroti adalah pembenahan sistem keamanan siber, peningkatan laba, fungsi sosial bank, hingga target pemenuhan modal inti agar dapat mandiri dari Kelompok Usaha Bank (KUB).

Gubernur Al Haris menyoroti tantangan berat yang baru saja dihadapi Bank Jambi terkait kejahatan siber (cyber crime). Ia meminta jajaran pengurus yang baru untuk segera melakukan perbaikan secara menyeluruh.
"Target kita yang pertama tentu benahi security bank dulu dari kejadian cyber kemarin," tegas Al Haris usai pelantikan.

Lebih lanjut, terkait insiden peretasan sistem perbankan tersebut, Al Haris menyatakan bahwa proses investigasi masih terus berjalan.

BACA JUGA: Banjir Sungai Batang Tembesi Terjang Merangin, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

"Nanti bulan Mei keluar hasil audit forensik. Melalui hasil audit forensik ini kita harap dapat terungkap pihak-pihak yang terlibat dan menyebabkan sistem Bank Jambi berhasil diserang pelaku kejahatan siber," ungkapnya.

Selain fokus pada keamanan siber, Gubernur juga menginstruksikan langkah-langkah strategis terkait ekspansi bisnis dan peran sosial Bank Jambi di tengah masyarakat.
"Saya meminta agar bisnis-bisnis Bank Jambi diperluas untuk meningkatkan laba. Namun, Bank Jambi tidak boleh hanya fokus mencari keuntungan semata, tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas," ujar Al Haris.

Di sisi kelembagaan, Gubernur juga memasang target jangka panjang agar Bank Jambi dapat mandiri dan memisahkan diri dari KUB dengan Bank BJB (Bank Jabar). Penggabungan tersebut terpaksa dilakukan sebelumnya karena terkendala aturan batas modal.


Berita Terkait



add images