iklan BPBD Batang Hari menetapkan empat kecamatan berisiko tinggi Karhutla, yakni Maro Sebo Ulu, Muara Bulian, Pemayung, dan Bajubang. Upaya pencegahan terus diperkuat melalui sosialisasi dan kesiapsiagaan.
BPBD Batang Hari menetapkan empat kecamatan berisiko tinggi Karhutla, yakni Maro Sebo Ulu, Muara Bulian, Pemayung, dan Bajubang. Upaya pencegahan terus diperkuat melalui sosialisasi dan kesiapsiagaan.

JAMBIUPDATE.CO, BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Berdasarkan pemetaan terbaru, terdapat empat kecamatan yang masuk kategori rawan dengan tingkat risiko tinggi terjadinya Karhutla.

Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Solihin, mengatakan empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Maro Sebo Ulu (MSU), Muara Bulian, Pemayung, dan Bajubang.

BACA JUGA: Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM, Hadirkan 1.000 Lowongan Kerja dari 100 Perusahaan

"Empat wilayah itu masuk kategori risiko tinggi karena hampir setiap tahun ditemukan kasus Karhutla di beberapa titik," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk wilayah Muara Bulian, titik rawan berada di kawasan Tahura Senami. Sementara di Kecamatan Bajubang, daerah yang menjadi perhatian khusus adalah Desa Bungku.

BACA JUGA: Jambi Bersinar di Kejurnas Road Race ICF 2026, Raih 2 Emas dan 3 Perunggu

"Di kawasan-kawasan tersebut terdapat areal perkebunan dan hutan yang cukup luas, baik milik masyarakat maupun perusahaan," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Batang Hari terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta menyiapkan berbagai peralatan siaga guna menekan angka kebakaran hutan dan lahan.

Saat ini, BPBD Batang Hari fokus pada tiga langkah utama, yakni memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan cara membakar, menjalin kerja sama dengan kelompok masyarakat dan pihak perusahaan, serta menyiapkan peralatan pemadam untuk penanganan cepat apabila ditemukan titik api.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Dugaan Kasus Asusila di SLBN Muaro Jambi, Sejumlah Saksi Diperiksa

Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap langkah mitigasi yang dilakukan dapat menekan angka kejadian Karhutla dan mencegah meluasnya kebakaran selama musim kemarau. (rza)


Berita Terkait



add images