JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Pemerintah pusat memberikan batas waktu yang ketat bagi pemerintah daerah terkait usulan pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi, Robert Sihotang, menegaskan bahwa seluruh usulan program jalan daerah untuk tahun 2026 harus diserahkan paling lambat pada minggu ini.
Hal tersebut diungkapkan Robert seusai mengikuti siaran virtual (zoom) peresmian IJD 2025 di rumah dinas Gubernur Jambi. Saat ini, pihak BPJN Jambi tengah berfokus mengakomodir dan mengumpulkan seluruh data usulan dari daerah sebelum diteruskan ke pusat.
"Makanya dikasih batas waktu paling lambat minggu ini sudah masuk semua usulan dari pemerintah daerah. Nah inilah kami lagi mengumpulkan semua data," ujar Robert Sihotang kepada Jambi Ekspres.
BACA JUGA: Amrullah Ungkap Motif Penyerangan Polisi di Depan Pasar Angso Duo Jambi
Setelah pengumpulan data rampung, berkas tersebut akan langsung dikirimkan ke Jakarta untuk dievaluasi. Robert menjelaskan bahwa penentuan program mana yang akan masuk dan disetujui tidak berpatokan pada jatah kuota per provinsi, melainkan berdasarkan hasil penilaian sistem secara otomatis.
"Kami belum tahu ada kuota apa nggak, yang pasti nanti ada penilaiannya dari pusat. Jadi sekarang kami tahapnya ngumpulin data, kemudian kami sampaikan ke Jakarta, nanti ada sistem penilaiannya Pak. Ya dia automatic nilainya nanti," jelasnya.
BACA JUGA: Kukuhkan Pejabat BPKP, Gubernur Al Haris Pertegas Komitmen Bersama Kawal Keuangan Daerah
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pemerintah pusat diperkirakan akan melakukan evaluasi selama satu hingga dua minggu setelah data diterima untuk memutuskan usulan mana yang masuk dalam program. Terkait target volume pembangunan di 2026, Robert berharap Provinsi Jambi bisa mendapatkan alokasi yang optimal, meskipun keputusan akhir sangat bergantung pada kondisi kas negara.
"Kita kan maunya lebih banyak ya, cuma kan tergantung pemerintah lagi kemampuan finansialnya. Jadi yang penting sekarang kita usulkan dulu," tambah Robert.
Adapaun untuk pekerjaan IJD 2025, Robert memastikan bahwa pengerjaan jalan sepanjang 38 kilometer yang tersebar di delapan ruas jalan telah selesai dikerjakan secara menyeluruh dengan hasil yang memuaskan pada 2025.
