iklan Wako Alfin Semprot Pengelola Puskesmas Tanah Kampung, Kebersihan dan Disiplin Pegawai Disorot
Wako Alfin Semprot Pengelola Puskesmas Tanah Kampung, Kebersihan dan Disiplin Pegawai Disorot

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menunjukkan kekecewaannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Tanah Kampung. Kondisi fasilitas kesehatan yang dinilai jauh dari standar kebersihan membuat orang nomor satu di Kota Sungai Penuh itu geram.

Didampingi pihak kecamatan, sidak tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal. Namun, kondisi yang ditemukan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapan.

BACA JUGA: Kota Sungai Penuh Resmi Kantongi Status Cagar Alam Geologi dari Kementerian ESDM

Sejumlah ruangan terlihat kurang terawat dan berdebu. Selain itu, ditemukan sampah serta puntung rokok di area puskesmas. Gudang penyimpanan barang juga tampak tidak tertata dengan baik.

“Ini puskesmas yang saya lihat pertama kali seperti ini. Bagaimana masyarakat mau sehat kalau kondisinya seperti ini,” tegas Alfin.

BACA JUGA: Tanjabtim Usulkan 350 Formasi CPNS 2026, Kebutuhan Guru Masih Mendominasi

Kemarahan wali kota semakin memuncak saat meninjau ruang perawatan, termasuk ruang persalinan dan ruang perawatan bayi. Menurutnya, kondisi ruangan tersebut tidak layak digunakan untuk pelayanan kesehatan.

“Siapa yang mau melahirkan di tempat kotor seperti ini? Bayi mau diletakkan di mana kalau berdebu begini?” ujarnya.

BACA JUGA: Desak Realisasi Rel Kereta Api Khusus Batu Bara di Jambi, Ini Jalurnya

Tak hanya menyoroti aspek kebersihan, Alfin juga menekankan pentingnya pembenahan manajemen fasilitas. Ia meminta seluruh barang yang sudah tidak terpakai segera didata dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, dengan terlebih dahulu dilaporkan kepada bagian aset pemerintah daerah.

“Barang yang tidak terpakai jangan ditumpuk. Laporkan dan selesaikan sesuai aturan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Alfin juga menegur sejumlah pegawai yang dinilai kurang disiplin, termasuk petugas yang tidak mengenakan pakaian dinas sesuai ketentuan saat menjalankan tugas.

Menurutnya, puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan, kedisiplinan pegawai, serta kualitas pelayanan merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

“Ada beberapa hal yang saya soroti, mulai dari kebersihan hingga sikap pegawai. Ini harus segera dibenahi. Kami ingin sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan manusiawi,” tegasnya.

Sidak tersebut menjadi peringatan bagi seluruh jajaran fasilitas kesehatan di Kota Sungai Penuh untuk terus meningkatkan standar pelayanan. Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, nyaman, dan berkualitas. (Hdp)


Berita Terkait



add images