JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Sungai Penuh mengalami peningkatan sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sungai Penuh mencatat sebanyak 88 kasus, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sungai Penuh, Yefrizal, mengatakan tingginya curah hujan menjadi salah satu faktor utama yang memicu peningkatan kasus DBD. Hujan yang terjadi hampir setiap hari menyebabkan banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
BACA JUGA: Heboh Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Jambi, Ketua DPRD Desak Evaluasi Angkasa Pura
"Curah hujan yang tinggi membuat banyak tempat tergenang air sehingga populasi nyamuk berkembang lebih cepat. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya kasus DBD," ujar Yefrizal.
Ia menjelaskan, sebanyak 88 kasus tersebut merupakan akumulasi laporan dari seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Sungai Penuh hingga pertengahan Juli 2026. Data tersebut juga mencakup pasien asal Kabupaten Kerinci yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan di Kota Sungai Penuh.
BACA JUGA: Stok Pertalite Menghilang, Warga Kota Jambi Terpaksa Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Pertamax
Untuk menekan penyebaran DBD, Dinas Kesehatan terus menggencarkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh wilayah kota. Program ini difokuskan pada upaya memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
Dinkes juga mengimbau masyarakat menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penampungan air, serta mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
"Peran masyarakat sangat penting. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan secara rutin dapat mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk," tambahnya.
Selain melakukan pencegahan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala DBD. Warga yang mengalami demam tinggi selama beberapa hari, terutama jika disertai nyeri otot, muncul bintik merah pada kulit, atau gejala lain yang mengarah pada demam berdarah, disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Menurut Dinkes, penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kondisi pasien menjadi lebih parah. Dinas Kesehatan berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan sehingga penyebaran DBD di Kota Sungai Penuh dapat ditekan meski curah hujan masih tergolong tinggi. (Hdp)
