JAMBIUPDATE.CO, SUNGAI PENUH – Kondisi jalan di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, semakin memprihatinkan. Sejumlah retakan memanjang terlihat di badan jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan kini terancam amblas apabila tidak segera ditangani.
Kerusakan tersebut menimbulkan kekhawatiran warga, terutama saat musim hujan yang dikhawatirkan dapat memperparah kondisi jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
BACA JUGA: Dua Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Akses Pelabuhan Ujung Jabung Dilimpahkan ke JPU
Salah seorang warga mengatakan retakan di badan jalan semakin jelas terlihat dan berpotensi menyebabkan longsor atau amblas jika dibiarkan.
"Retakannya sudah cukup jelas dan memanjang. Kami khawatir jika dibiarkan, apalagi saat musim hujan, jalan ini bisa semakin rusak dan membahayakan pengguna," ujar seorang warga.
Warga meminta anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Daerah Pemilihan (Dapil) III turun langsung meninjau lokasi. Jalan tersebut merupakan akses vital yang tidak hanya digunakan masyarakat Desa Pinggir Air, tetapi juga menjadi jalur penghubung antarwilayah di Kecamatan Kumun Debai.
Masyarakat berharap para wakil rakyat tidak hanya menunggu laporan resmi, tetapi proaktif melihat kondisi di lapangan dan memperjuangkan perbaikan jalan agar segera masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
Selain itu, warga juga mendesak Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap konstruksi jalan guna mencegah kerusakan semakin parah.
"Jangan sampai menunggu rusak total baru diperbaiki. Lebih baik ditangani sekarang sebelum membahayakan dan biayanya makin besar," kata warga lainnya.
BACA JUGA: Tahun 2026, BAZNAS Batang Hari Bangun 16 Unit Rumah Layak Huni
Warga menilai penanganan sejak dini akan lebih efektif dibandingkan menunggu jalan mengalami kerusakan total yang berpotensi membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari anggota DPRD Kota Sungai Penuh Dapil III terkait langkah yang akan diambil. Sementara itu, Dinas PUPR Kota Sungai Penuh menyatakan akan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi jalan sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut.(hdp)
