iklan Kepala BKPSDMD Tanjabtim, Angga Hari Sumartha
Kepala BKPSDMD Tanjabtim, Angga Hari Sumartha

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) bersiap melakukan evaluasi terhadap jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama. Sebanyak 29 pejabat eselon II dijadwalkan mengikuti uji kesesuaian jabatan atau job fit pada 19 hingga 20 Agustus 2026 mendatang.

Pelaksanaan job fit menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi yang dilakukan Pemkab Tanjabtim untuk memastikan setiap pejabat menduduki posisi sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD).

BACA JUGA: Kabut Selimuti Kerinci dan Sungai Penuh, BMKG Pastikan Bukan Asap Kebakaran

Kepala BKPSDMD Tanjabtim, Angga Hari Sumartha, mengatakan seluruh peserta akan menjalani tahapan wawancara bersama tim panitia seleksi. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuan, pengalaman, serta kesesuaian kompetensi pejabat dengan jabatan yang saat ini diemban.

“Melalui job fit ini akan terlihat sejauh mana kompetensi pejabat sesuai dengan kebutuhan organisasi dan jabatan yang ditempati saat ini,” katanya.

BACA JUGA: Harga Kelapa Dalam Terjun ke Rp1.800/Kg, Petani Tanjabtim Kian Tertekan

Angga menjelaskan, hasil evaluasi nantinya akan disampaikan kepada Bupati Tanjabtim selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Hasil tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan arah penataan jabatan di lingkungan Pemkab Tanjabtim.

Namun, ia menegaskan pelaksanaan job fit tidak serta-merta berarti akan terjadi pergantian pejabat. Keputusan terkait rotasi, mutasi maupun mempertahankan pejabat pada posisi yang sama tetap menjadi kewenangan kepala daerah.

“Sejumlah OPD yang pejabatnya masuk dalam agenda evaluasi antara lain BKPSDMD, Bappeda, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, hingga Dinas Perikanan,” jelasnya.

BACA JUGA: Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto Resmi Emban Amanah Baru

Selain 29 pejabat yang mengikuti job fit, terdapat enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang tidak masuk dalam proses evaluasi karena telah memasuki masa persiapan pensiun.

Kondisi tersebut membuat penataan birokrasi kali ini tidak hanya berkaitan dengan evaluasi kinerja dan kesesuaian jabatan, tetapi juga kebutuhan regenerasi pejabat di lingkungan Pemkab Tanjabtim.

Di sisi lain, hingga saat ini masih terdapat satu jabatan pimpinan tinggi pratama yang belum terisi, yakni Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Jabatan yang masih kosong tersebut berpeluang terisi setelah seluruh rangkaian evaluasi dan penataan pejabat selesai dilaksanakan.

Angga menilai pelaksanaan job fit menjadi bagian penting dalam upaya penyegaran birokrasi. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah lanjutan untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.(lan)


Berita Terkait



add images