JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, yakni Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Wili Mbuik. Peristiwa tragis tersebut terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, ketika para korban melaksanakan perjalanan dinas untuk mendukung kegiatan pelayanan dan program pertanian masyarakat.
BACA JUGA: Wagub Abdullah Sani Minta Pemda Perkuat Sinergitas Optimalkan Program Pemutihan PKB 2026
Sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan, jajaran Kanwil Ditjenpas Jambi melaksanakan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa serta pengabdian para ASN yang gugur. Suasana khidmat menyertai kegiatan tersebut sebagai ungkapan duka atas kehilangan rekan-rekan sesama aparatur negara.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan duka bersama yang dirasakan oleh seluruh ASN. Menurutnya, pengabdian para korban menjadi pengingat akan besarnya tanggung jawab yang diemban setiap aparatur negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
BACA JUGA: Karhutla Kembali Terjadi di Batanghari, Tim Gabungan Padamkan Api di Kawasan PT REKI
“Kami, keluarga besar Kanwil Ditjenpas Jambi, menyampaikan belasungkawa yang tulus atas gugurnya rekan-rekan ASN di Jayawijaya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini,” ungkap Irwan.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan mengheningkan cipta merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi para korban sekaligus momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan di antara sesama aparatur negara.
“Pengabdian mereka menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama ASN,” tambahnya.
BACA JUGA: Mengubah Kekayaan, Pertumbuhan, dan Bonus Demografi Menjadi Kesejahteraan
Irwan juga mengajak seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, solidaritas tidak hanya diwujudkan melalui ungkapan belasungkawa, tetapi juga melalui perhatian dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka.
Ia turut menyoroti pentingnya keselamatan aparatur negara, khususnya bagi petugas yang menjalankan tugas di wilayah dengan tantangan keamanan. Perlindungan terhadap ASN perlu menjadi perhatian bersama agar pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan petugas.
Bagi Kanwil Ditjenpas Jambi, penghormatan kepada para ASN yang gugur juga menjadi refleksi bahwa pengabdian kepada negara membutuhkan komitmen, keberanian, dan ketulusan. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi landasan bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
