iklan Jalan Belui–Koto Lanang Rusak Parah, Ditargetkan Diperbaiki Akhir Oktober 2026
Jalan Belui–Koto Lanang Rusak Parah, Ditargetkan Diperbaiki Akhir Oktober 2026

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI — Ruas Jalan Belui–Koto Lanang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur Pemerintah Kabupaten Kerinci pada 2026.

Perbaikan ruas jalan tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir Oktober 2026, setelah proses penganggaran melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2026 rampung.

Kepala Dinas PUPR Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, mengatakan seluruh ruas jalan yang membutuhkan penanganan menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran.

BACA JUGA: Menanti Keadilan Substantif: Publik Dorong Penundaan Eksekusi PT BSU Hingga Pengusutan Pemalsuan di Bareskrim Tuntas

“Semua ruas jalan yang perlu penanganan menjadi prioritas, tetapi tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Maya.

Ia menjelaskan, Pemkab Kerinci saat ini masih dalam proses pengesahan APBD-P 2026. Ruas Jalan Belui–Koto Lanang telah masuk dalam skema perencanaan dan penganggaran tahun berjalan sehingga diharapkan dapat segera ditindaklanjuti ke tahap pekerjaan fisik.

BACA JUGA: Sengketa Lahan 3,5 Hektare Memanas, Warga Blokir Akses PT PAS di Parit Culum

“Perencanaan perbaikan Jalan Depati Tujuh diharapkan bisa rampung tahun ini dan masuk dalam APBD-P. Kami minta masyarakat bersabar,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, mengatakan pihaknya tengah mengupayakan tambahan anggaran untuk mempercepat penanganan ruas jalan tersebut.

Menurutnya, tambahan anggaran dalam APBD-P membuka peluang pekerjaan dapat direalisasikan tahun ini.

“Insya Allah tahun ini bisa dikerjakan. Kita sedang mengupayakan tambahan anggaran di APBD-P untuk perbaikan ruas jalan tersebut,” katanya.

BACA JUGA: Pembukaan Bupati Kerinci Cup II: Pemda vs DPRD vs Pers, Gengsi dan Silaturahmi Bertemu di Lapangan Hijau

Frans menyebut, meski terdapat tambahan anggaran, sejumlah tahapan perencanaan teknis tetap harus disesuaikan sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Alhamdulillah ada tambahan anggaran, tapi perencanaan harus disesuaikan kembali. Ini yang sedang kita kebut,” ujarnya.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik Jalan Belui–Koto Lanang ditargetkan mulai dilaksanakan pada akhir Oktober 2026.

“Insya Allah akhir Oktober mulai dikerjakan,” pungkasnya.(Hdp)


Berita Terkait



add images