Dalam aksi ini GPS menyebut sedikitnya 120 orang meninggal dunia dalam kecelakaan yang mereka kaitkan dengan angkutan batu bara sepanjang 2020-2025. Data tersebut merupakan catatan yang disampaikan GPS dalam rilis aksi dan belum diverifikasi secara independen dalam tulisan ini.
Mereka juga menyoroti kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar setelah terlindas truk batu bara di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari.
Atas kondisi tersebut, GPS meminta pemerintah mempercepat penyelesaian jalan khusus sehingga angkutan batu bara nantinya tidak lagi bergantung pada jalan umum. (*)
