iklan Korban Ledakan Gudang Catering Jamtos Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Dua Rumah Sakit
Korban Ledakan Gudang Catering Jamtos Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Dua Rumah Sakit

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Kabar duka datang dari insiden ledakan di gudang catering Mal Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi. Salah satu korban yang mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Korban diketahui bernama Peko Pradana (34), sekuriti Mal Jamtos. Peko meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (5/10/2026) dini hari.

BACA JUGA: Belum Sebulan Naik, Harga Kelapa Tanjabtim Kini Anjlok ke Rp1.500/Kg

Kasat Reskrim Polresta Jambi AKP Husni Abda membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, Peko meninggal setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dideritanya.

“Iya pak benar 1 orang Meninggal Dunia di RS pagi dini hari,” kata Husni, Senin (5/10/2026).

Saat dikonfirmasi mengenai identitas korban, Husni juga membenarkan bahwa korban merupakan sekuriti Mal Jamtos.

“Iya,” ujarnya.

BACA JUGA: 194 CJH Tebo untuk Haji 2027 Jalani Pemeriksaan Kesehatan, 49 Orang Mengundurkan Diri

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Peko sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Kambang. Karena kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RS Siloam sebelum akhirnya meninggal dunia.

Peko mengalami luka bakar pada bagian wajah, kedua tangan dan kaki akibat ledakan yang terjadi di gudang catering Mal Jamtos.

Sebelumnya, ledakan terjadi di gudang catering Mal Jamtos pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 19.18 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka bakar.

Kapolsek Kota Baru AKP Riko Saputra menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang sekuriti bernama Rio hendak menuju gudang penyimpanan barang. Saat itu, ia mendengar suara ledakan dan mencium bau gas di sekitar gudang catering.

BACA JUGA: Direktur Utama Purwacaraka Music Terpukau, Minat Musik Anak Jambi Dinilai Luar Biasa

“Saat saksi hendak ke gudang penyimpanan barang, terdengar suara ledakan, kemudian terdengar suara gas bocor dan tercium bau gas di gudang catering,” katanya.

Menyadari adanya dugaan kebocoran gas, Rio kemudian memberitahukan pihak keamanan Mal Jamtos. Security selanjutnya menghubungi teknisi mal untuk melakukan pengecekan ke lokasi.

“Security dan teknisi kemudian mengecek gudang catering tersebut. Setelah masuk ke dalam gudang, sekitar lima menit kemudian gudang tersebut kembali meledak dan menyemburkan api keluar,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, enam orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.


Berita Terkait



add images