iklan Dipicu Hutang Piutang, Seorang Pria di Kota Jambi Tewas Ditikam
Dipicu Hutang Piutang, Seorang Pria di Kota Jambi Tewas Ditikam

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Perselisihan yang diduga dipicu masalah hutang piutang berujung maut di RT 01, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Seorang warga tewas setelah ditikam menggunakan senjata tajam oleh pelaku yang diketahui bernama panggilan Mancek (40), warga Pasir Panjang, Jambi. Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

BACA JUGA: Rapat Timpora Tingkat Provinsi, Wagub Sani Minta Perketat Pengawasan Orang Asing

Peristiwa penikaman tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok di lokasi yang sama sekitar pukul 13.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Telanaipura, Ipda Zulhadi, mengatakan cekcok pertama antara korban dan pelaku sempat dilerai oleh warga.

“Di TKP yang sama, tapi bisa di lerai oleh masyarakat,” katanya, saat ditemui di Polsek Telanaipura.

BACA JUGA: Bawa 30 Kg Lebih Ganja, DH Diciduk Polisi di Mendalo Darat

Setelah pulang ke rumah, pelaku kemudian kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat bertemu dengan korban, pelaku mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis badik dan mengejar korban hingga menusuknya.

“Dan saat itu ketemu, barulah pelaku mengeluarkan sebilah pisau atau senjata tajam jenis badik, dan mengejar hingga menusuk,” bebernya.

Penusukan tersebut dilakukan beberapa kali, di antaranya mengenai bagian dada dan perut korban. Korban kemudian tersungkur dan dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA: Butuh Bantuan Air Bersih Gratis? Begini Cara Warga Muaro Jambi Mengajukannya

Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB.

Terkait motif, Zulhadi mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, aksi penikaman tersebut diduga dilandasi persoalan hutang piutang antara korban dan pelaku.

“Namun belum diketahui siapa yang berutang,” bebernya.

Sementara itu, Lurah Penyengat Rendah, M Haikal Fahlevi Rawi, membenarkan adanya peristiwa penikaman tersebut. Ia mengatakan korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga, sedangkan pelaku masih dalam pengejaran.


Berita Terkait



add images