GOW juga berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Dengan kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama, beban yang dirasakan oleh korban diharapkan dapat sedikit diringankan sehingga mereka memiliki kekuatan untuk kembali bangkit.
“Untuk berbuat baik tidak mesti bergabung dalam kelompok atau organisasi terlebih dahulu. Kepedulian dapat kita mulai dari diri sendiri, dari lingkungan terdekat, dan dilakukan dengan apa yang kita mampu, tanpa harus menunggu ada yang mengajak,” tutup Ny Nuraini.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian dan solidaritas merupakan kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menghapus musibah yang telah terjadi, namun perhatian dan dukungan dari sesama dapat menjadi penguat bagi korban untuk kembali menata kehidupan.
Melalui kegiatan sosial yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan semangat berbagi, kepedulian dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Batanghari. Kehadiran berbagai elemen masyarakat untuk saling membantu juga menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang lebih kuat, peduli dan berempati.(rza)
