Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang mengakibatkan balita Russel Wen Cholter (3,7) meninggal dunia dengan terdakwa Ahmad Suwarto alias Po Sun kembali digelar dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Dalam keteranganya, Po Sun mengaku sempat membawa Russel pindah-pindah tempat selama sepuluh hari, dari Palembang-Pangkalan Kerinci-Jambi.

Po Sun juga menyebutkan bahwa luka di tubuh balita tersebut bukan karena penganiayaan oleh dia. Luka benjol dikepala Russel terjadi ketika jatuh saat lari keluar dari mobil dan sempat ditakut-takuti supaya menurut untuk tidak rewel. Ada juga luka karena jatuh di tangga rumah milik A Sin. Sedangkan luka bakar di tangan akibat mainan rokok ketika Po Sun sedang tidur ketika menginap hotel .

Dalam pemeriksaan terdakwa, jaksa penuntut umum membacakan hasil visum tubuh Russel setelah meninggal dunia. Disebutkan banyak sekali luka ada di tubuh korban, berbeda dengan yang disebutkan Po Sun.

”Anak itu dalam penguasaanmu kan?” tanya majelis hakim ke terdakwa. Terdakwa Po Sun kemudian mengangguk dan menjawab iya.

Po Sun mengaku terakhir melihat luka di tubuh Russel, ketika memandikan di sore hari karena akan bertemu ibunya. Disebutkan bahwa memang ada luka di kaki dan tangan, luka itu telah diobati dengan obat trombopop. “Di tangan luka lama, di pergelangan jari. Kalau memar-memar banyak, Pak. Tapi mulai hilang, Pak. Luka berdarah gak ada,” katanya.

Sebelum meninggal, Russel sempat dibawa ke Rumah Sakit Asia Medica. Mengetahui bahwa ada ramai-ramai dan juga ada satpam, Po Sun panik dan pergi karena membawa narkoba. Dia sempat memberikan uang Rp 5 juta, kepada A Sin untuk berobat, namun hanya digunakan Rp 500 ribu. Dalam pengakuan, dia tidak mengetahui bahwa Russel meninggal.

Dalam sidang, hubungan antara Po Sun dan Uriani, ibu Russel, terungkap terkait bisnis narkoba. Dalam pengakuan Po Sun, Uriani ibu Russel yang datang dari Palembang meminta tolong tinggal di rumah Po Sun di Sumatera Utara, kemudian tinggal 3-4 bulan. Uriani juga pernah mengajak ke Palembang bisnis narkoba. “Dia bilang ada buangan di Palembang,” kata Po Sun.

Uriani sempat bolak-balik Medan Palembang tiga kali, yang kemudian kali ketiganya ke Makasar. Ibunya ke Makasar, Russel dititipkan ke Po Sun dalam keadaan sehat. Russel pun dibawa dari Palembang ke Pangkalan Kerinci untuk mencari anak Po Sun. Dari Pangkalan Kerinci itulah Russel dibawa ke Jambi dengan alasan berobat.

sumber: jambi ekspres

Komentar

Berita Terkait

Warga Temukan Bayi di Tong Sampah

Kronologis Polisi Kerinci Tewas Usai Nabrak Motor

Ganyang Kampung Narkoba

5 Kali Beraksi, 3 Spesialis Curanmor Dicokok Polisi

Polisi Grebek Kampung Legok, 2 Kg Ganja Diamankan

Rekomendasi




add images