<div>
UNTUNG: Lantaran bawang merah lokal susah dicari, pedagang yang menjual bawang merah impor ketiban untung. (Foto: Aldi Saputra)
</div>
UNTUNG: Lantaran bawang merah lokal susah dicari, pedagang yang menjual bawang merah impor ketiban untung. (Foto: Aldi Saputra)
Langkanya bawang merah lokal membawa keuntungan bagi pedagang bawang impor di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi. Di pasar induk Angso Duo, harga bawang merah lokal rata-rata Rp 60.000/Kg.

Menurut Ijal, salah seorang pedagang bawang, saat ini bawang merah di pasar induk Angso Duo dipenuhi oleh bawang impor. Sekarang bawang impor muncul dua macam yaitu dirma dan picing. Jenis dirma dijual Rp 40.000/Kg, sedangkan picing Rp 35.000/Kg.

‘’Bawang jenis picing lebih kecil daripada dirma. Kalau dirma seperti bawang Bombai. Walaupun harganya naik, namun pembeli masih cukup banyak,’’ ungkap ijal, saat di konfirmasi, Minggu (31/3).

Ijal menjelaskan, selain bawang merah, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas cabai rawit. Semula harganya di kisaran Rp 20.000/Kg, kini mencapai Rp 25.000/ Kg. Sedangkan, cabai merah tetap di harga semula yakni Rp 14.000 – Rp 16.000/Kg untuk kualitas sedang dan bagus. Ayam potong juga masih tetap Rp 20.000/Kg.(*)

Reporter : Aldi Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.



TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Jalan Simpang Nes Rusak

Lokalisasi Segera Ditutup

Rekomendasi




add images