Ilustrasi : net
Ilustrasi : net
Tim terpadu yang mengawasi angkutan batubara agar tak melewati jalan umum masih tak tegas dalam menindak. Hal ii diakui langsung oleh koordinator lapangan timdu, Ibrahim. Menurutnya, Senin dini hari, pihaknya melakukan penghalauan terghadap angkutan batubara yang mencoba menempuh jalan umum.

“TKP operasi di Mersam, Kecamatan Tembesi, Kabupaten Batanghari. Tim Terpadu Penertiban Angkutan Batubara telah menyetop dan berupaya memerintahkan sopir kendaraan batubara kembali ke asal tambang,” aku Ibrahim yang juga merupakan Kepala UPTD Pengawasan, Pengendalian Angkutan Barang Dishub Provinsi Jambi.

Namun, katanya, sopir memarkirkan kendaraaanya sebanyak kurang lebih 70 unit, hingga menyebabkan kemacetan sepanjang 3 km dari arah desa Ringkiling sampai Tembesi. Hal itu, katanya, menyebabkan beberapa pengemudi kendaraan umum seperti bus, ambulance dan pengguna jalan lainnya mengeluh. “Sekitar pukul 03.00 WIB terjadi negosiasi, tapi sopir tetap bertahan dan tidak mau menggerakan kendaraanya,” ujarnya.

Akhirnya, tim terpadu yang terdiri dari Lantas Polda Jambi dan Lantas Polres serta POM dan TNI juga Dishub melaporkan kejadian itu kepada Kadishub Provinsi Jambi yang merupakan ketua tim terpadu. “Dengan kondisi semakin ruwat dan macet, maka tim terpadu mengambil langkah diskresi perda 13 dan Pergub 18 tahun 2013.

Pukul 06.00 wib tim dilapangan melepaskan batubara dan melancarkan arus lalu lintas kendaraan yang macet,” jelasnya.

Menurut dia, sejumlah warga di daerah itu melakukan penghadangan terhadap angkutan batubara yang melintas. "Alasan sopir, mereka tahu akan aturan moratorium ini. Namun, menurut sopir itu, batubara yang dibawa merupakan stok terakhir yang harus dibawa dan tidak bisa dikembalikan. Kami lakukan pembinaan dan kemudian dilepas," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Provinsi Jambi, Nurhadi mengatakan, belum bisa memberikan komentar banyak terkait batas moratorium batubara di Jambi.

“Saat ini Ketua APBI Provinsi Jambi tengah berangkat umroh. Karena ini menyangkut kebijakan, saya belum bisa memberikan komentar banyak, karena saya bertugas hanya sebagai kepala kantor yang hubungannya administrasi. Namun yang jelas, apapun keputusan pemerintah akan kami ikuti," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno mendesak agar Pemprov Jambi menegakkan Perda yang sudah dilengkapi Peraturan Gubernur. "Jika masih ada angkutan batubara melintas dijalan umum, Mulai hari ini harus ditindak tegas sesuai regulasi yang telah diatur dalam Perda dan Pergub," katanya kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Ditegaskannya, pemerintah perovinsi Jambi harus menepati janjinya untuk memberlakukan moratorium ini per 1 April. "Tida ada opsi lain. Batas moratorium per 1 April 2013 ini harus ditegakkan dan tidak bisa ditolelir lagi," tegasnya. (sumber: jambi ekspres)

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Cuaca Ekstrem Masih Terjadi

Memberi Penghormatan Kepada Leluhur

SK Guru Ikut Terbakar

Wako Instruksikan Perbaikan

Pedagang Tolak Relokasi

Raja Jambi Juara Umum

Bawang Impor Membawa Untung

Jalan Simpang Nes Rusak

Lokalisasi Segera Ditutup

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam

Lubang Menganga di Tengah Jalan

Sum-Maulana Goro di Handil

Juni, Honorer Tes CPNS

Belanja Rp 100 Ribu, Dapat Voucher Rp 200 ribu

Harga Karet Terus Anjlok

Semua Korban Sudah Dibantu

Rp 3,2 M Untuk Korban Banjir

Sudah Disebar 231.705 Lembar

Ribuan Honorer K2 Uji Publik

Hujan, Angso Duo Makin Kumuh

Dua Bulan, 76 PNS Cerai

Pedagang Tolak Direlokasi

Penerbit IMB Diminta Turun

Pelecehan Seksual Terhadap Anak Marak

Turunkan SBY dan Budiono

Tingkatkan Kebersamaan, Perbankan Gelar Por Bank

Rompi Anti Peluru Selempang Merah

Pembatas Jalan Amblas ke Jurang

ZN Emosi, HBA Terdiam

Instalasi PDAM Perhatian Gubernur

Jambi Masih Berpotensi Hujan

Kompleks Mutiara Porak Poranda

Kota Baru Indah Tenggelam

Cuaca Ekstrim Masih Mengancam

Pencarian Si Belang Dihentikan

Bawang Lokal Susah Dicari

Banyak Gepeng Berkeliaran

Lalin terhambat Road Race

Awas, Gas 3 Kg Dioplos

Pemilik Tambak Rugi Besar

1 Keluarga, 1 Pohon

Sehari 120 Truk Sampah

Harga Bawang Terus Melonjak

Bukan Lepas Dari Kontainer

Yang Berkeliaran Itu Harimau Sakit

50 Rumah Terendam

PLN Sebar Puluhan Regu

3 Timsus Dikerahkan ke Lokasi

Harimau Masuk ke Sungaibahar

Ayo, Rebut Kembali Pulau Berhala!

PGMIPA-BI Unja Dikorupsi?

Bawang Impor di Atas Angin

Hujan Deras, Gado Gado Terendam

Tiang Listrik Nyaris Timpa Rumah Warga

Si Belang Bergerak ke Palembang

Raja Hutan Diburu di Sukadamai

Ibu-ibu Tuntut Kesamaan Gender

Luar Negeri Bantu Bangun Trotoar

Solar Diuber Sopir Mobil

Gubernur Jambi Diminta Bersaksi

Si Belang Muncul Lagi

Tak Mempan Ditembak Bius

3 Harimau Berkeliaran di Pemayung

Lagi, Harimau Makan Korban

Harimau Melintas di Tempino

Warga Bertam Resah

Timsus Lacak Si Belang di Jaluko

Harimau Berkeliaran Karena Galau

Drainase Banyak Tersumbat

Korban Terluka Parah

Pertani Karet Diterkam Harimau

Jembatan Layang Jangan Negatif

Ancol Bau Bangkai

Banjir Berangsur Surut

Jambiupdate.com di Louching

Jembatan Gantung Huruf “S”

Hutan Tanaman Kenali Sepi Pengunjung.

Ojek Rakit Pasang Tarif

Jalan Berlobang Dan Tidak memiliki Drainase

Penumpang Boat Layang Di Tanggo Rajo Ramai

Demo WTC Isapan Jempol

Galang Bantuan di Jalanan

Tanggo Rajo Terendam

Korban Banjir Banyak Sakit

Drainase Tersumbat Pasir

Ke Sekolah Naik Perahu

Ratusan Rumah Terendam

Jalan Patimura Rusak

Pasar Talang Banjar Kumuh

Ayam Potong Ikut Naik

Harga Daging Tembus Rp 90.000

Sesuap Nasi Dari Sampah

Harga Cabai Melonjak

Macet Tiap Hari

Traffic Light Rusak

Pedagang Duku Menjamur

Jembatan Berbak Putus

Mengais Rejeki di Jembatan Aur Duri II

Raup Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Menengok Peluang Bisnis Angkringan

Wawan, Mengolah Kulit Pari Jadi Produk Bergengsi

Berawal dari Garasi, Kini Roti Teja-Nanik Meraja

Rekomendasi




add images