iklan TINJAU: Asisten III Setda Tanjabtim, Umar Mahmud ketika menjenguk pasien keracunan di RSUD Nurdin hamzah.
TINJAU: Asisten III Setda Tanjabtim, Umar Mahmud ketika menjenguk pasien keracunan di RSUD Nurdin hamzah.
MUARASABAK - Penyakit hepatitis A mulai mewabah di Tanjabtim. Berdasarkan data yang diperoleh Dinkes Tanjabtim, tercatat 33 warga positif hepatitis A. ‘’Setelah 18 orang yang terjangkit hepatitis A dari Ponpes Al Islah, beberapa warga kembali dilaporkan terjangkit hepatitis A. Seperti kami temukan di Kelurahan Kampung Laut 8 warga, Desa Teluk Majelis 4 warga dan Desa Tanjung Solok 1 warga," ujar Kadinkes Tanjabtim, Samsiran.

Selain itu, lanjutnya, dua kecamatan yang mulai sudah dijangkiti penyakit hepatitis A adalah Kecamatan Geragai dan Kecamatan Sabak Barat. "Kecamatan Geragai 1 warga dan Kecamatan Sabak Barat 2 warga," katanya.

Mengenai awal mula penyebaran penyakit hepatitis A? Samsiran mengungkapkan, makanan adalah penyebaran utama penyakit hepatitis A yang ditularkan salah seorang yang memang terjangkit penyakit hepatitis A. "Seperti yang terjadi diponpes, awalnya tukang masak ponpes yang kena hepatitis A, lalu tukang masak ini memasak makanan bagi santri ponpes, dimulailah penyebaran penyakit," paparnya.

Mengantisipasi penyebaran hepatitis A, pihaknya sejauh ini telah melakukan sosialisasi kepada warga dimasing-masing puskesmas Kecamatan. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengobatan bagi warga yang terjangkit penyakit hepatitis A. "Ponpes yang santrinya terjangkit hepatitis juga telah diliburkan. Ciri-ciri penyakit ini adalah mual, pusing, muntah dan lemas," tandasnya.



sumber :  Jambi Ekspres

Berita Terkait



add images