<div>
MACET: Macet yang terjadi di ruas jalan Kapten Patimura, lantaran mobil-mobil besar mengantri solar di SPBU. (Foto: Aldi Saputra)
</div>
MACET: Macet yang terjadi di ruas jalan Kapten Patimura, lantaran mobil-mobil besar mengantri solar di SPBU. (Foto: Aldi Saputra)
Selasa (16/4) pagi, jalan protokol dalam Kota Jambi macet. Kemacetan ini disebabkan adanya antrian mobil truk dan fuso angkutan batu bara sepanjang sekitar 1 Km yang hendak mengisi BBM di SPBU Nusa Indah di jalan Kapten Patimura.

Antrian truk dan fuso tanpa muatan ini terjadi hingga ke badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan ke arah Simpang Rimbo dan sebaliknya menjadi macet total sepanjang 1 Km. Padahal, pukul 07.00 pagi termasuk jam sibuk dan padat kendaraan.

Menurut warga, M Salam, sejak sebelum pukul 07.00 WIB mobil angkutan baru bara sudah terlihat mengantri. Antrian panjang itu baru berangsur habis sekitar pukul 11.00 WIB. Tak diketahui, mengapa banyak truk dan fuso mengisi BBM di SPBU Nusa Indah.

Sementara itu, salah seorang sopir fuso, Herman, mengaku sudah mengantri sejak pagi. Antrian panjang terjadi, lantaran BBM yang dikejar ternyata belum masuk. ‘’Mobil kami mau pulang kehabisan minyak. Jadi, mau tidak mau kami harus menunggu minyak masuk ke SPBU,’’ ungkapnya.

Pantauan Jambiupdate.com, antrian truk dan fuso juga terjadi di SPBU simpang lampu merah Telanaipura, SPBU Simpang Rimbo, dan SPBU Buluran. Antrian tampak terjadi tiap hari. Bahkan, truk atau fuso sudah antri pagi-pagi sebelum SPBU di buka. Semuanya mencari BBM jneis solar.

‘’Sekarang mencari solar makin susah saja. Stok di SPBU cepat habis. Pagi masuk, siangnya sudah habis. Kalau tidak ikut ngantri ya tidak dapat minyak,’’ sebut Man, salah seorang sopir fuso, saat mengantri di SPBU Buluran.(*)

Reporter : Aldi Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.




TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Tagihan Membengkak

Pasar Induk Mubazir

Rekomendasi




add images