DIKEPUNG MASSA : RA (16) dikepung massa disebuah ruko saat ia melakukan perampokan.
DIKEPUNG MASSA : RA (16) dikepung massa disebuah ruko saat ia melakukan perampokan.
KERINCI, Diduga telah melakukan perampokan, RA (16), siswa salah satu SMA di Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat hampir jadi bulan-bulanan massa Selasa (16/4) kemarin. RA yang terjebak didalam ruko di tengah Pasar Sungaipenuh dikepung oleh ribuan massa yang beringas, karena mendengar RA melakukan perampokan dan menganiaya korbannya.

Beruntung anggota Kepolisian dari Polres Kerinci segera mengamankan RA dan membawanya langsung ke Polres Kerinci.

Nandar, salah seorang warga mengatakan, sekitar pukul 12.15 dirinya mendengar suara berteriak minta tolong dari dalam toko Mutiara  yang menjual sembako di Jalan Hoscokroaminoto, tepatnya sebelah Apotek Hamida. Ia pun langsung masuk kedalam toko tersebut dan mendapati Amin (51) pemilik toko telah bersimbah darah diwajahnya. "Dia teriak maling sambil nangis. Sepertinya dia (korban,red) dibacok. Saya langsung bawa korban ke Rumah Sakit," ujar Nandar. 

Pantauan dilapangan, massa berkerumun dideretan ruko tempat kejadian. Pasalnya pelaku berusaha melarikan diri dengan cara masuk ke ruko lain yang bersebelahan dengan ruko korban. Beberapa warga dan Polisi pun berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap anggota Polres Kerinci.

Tampak juga didalam toko bercak darah korban yang berceceran dilantai. Setelah pelaku ditangkap terlihat Wakapolres Kerinci, Kasat Reskrim dan tim ident mendatangani tempat kejadian perkara (TKP) dan petugaspun langsung melakukan olah TKP.

Kapolres Kerinci AKBP Ismail melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Agus Saleh mengatakan, pelaku adalah tetangga korban dan mengaku saling mengenal. Pelaku adalah pelajar di salah satu SMA di Bayang, Pesisir Selatan dan sedang berlibur di Kerinci, karena kakak kelasnya Ujian Nasional (UN).

Menurutnya, pihaknya belum dapat memastikan apakah pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan, karena pencurian belum terjadi dan korban belum dimintai keterangannya. "Belum bisa dipastikan pelaku melakukan pencurian, belum diketahui misinya, karena korban belum diperiksa, korban masih dirumah sakit," ujarnya.

Namun yang jelas kata Kasat, pelaku disangkakan dengan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat, karena terdapat lima tusukan dengan gunting besar diwajah korban dan mata korban membiru.

Pengakuan pelaku, lanjut Kasat saat itu dia membeli coklat Bembeng ditoko pelaku dan kemudian menumpang buang air kecil. Setelah itu pelaku dan korban terlibat perkelahian dan mengakibatkan korban ditusuk wajahnya dengan gunting. "Penyebab perkelahian itu kita belum tahu, apakah karena pelaku mencuri, itu masih kita selidiki," ucapnya.

Setelah menusuk korban, korban berteriak dan pelaku langsung berusaha kabur keatas ruko milik korban. "Pelaku sempat melarikan diri keatas ruko," ujarnya.

Ditanya darimana pelaku mendapat gunting, Agus Saleh mengatakan, pelaku mendapatkan gunting didalam toko korban.

Terkait kasus ini pihak Polres Kerinci akan mendalami kasus untuk mencaritahu misi pelaku ke toko korban. "Setelah korban dan pelaku di BAP, baru kita tahu secara persis, sekarang masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya. (sumber: jambi ekspres)

TAGS

Komentar

Berita Terkait

DPRD Kerinci 6 Fraksi

Pemkab Kerinci akan Rombak Stuktur Organisasi

44.292 Penduduk Kerinci Belum Miliki E-KTP

Mantan DPRD Kerinci Belum Kembalikan Mobnas

Tak Ada Air Bersih, Pasien RSUD Kerinci Mengeluh

K2 Kemenag Bermasalah, Ombudsman Turun ke Kerinci

Kantin Unja Ludes Terbakar

Heri Cs Ditangkap di Jakarta

JPU Akan Tanggapi Pembelaan Hick

PN Tangani 47 Kasus Narkotika

5 Kendaraan Ditilang

Polisi Razia Anak Punk

Sapto Eddy Kembali Diperiksa

Polisi Kesulitan Cari Saksi Pembunuhan

Mantan Camat Dituntut 3 tahun 5 bulan

Ipda Hendrik Temui Istri Tersangka di Hotel

Lima Kendaraan Tabrakan Beruntun

Pengacara: Hich Tak Terbukti Korupsi

Mantan Dirut Divonis 20 Bulan

Lagi, Mahasiswa Jadi Korban

Polisi Amankan Motor Bodong

Tahanan Polres Kerinci Kabur

Penyidik : Modusnya, Korban Dipaksa

Pelaku Sindikat Antar Provinsi

Polisi Tangkap 61 Orang Penimbun BBM

Pencurian Helm Marak Di Merangin

Terdakwa Kerusuhan Lubuk Niur Dituntut 8 Tahun

ABG Digasak Sepuluh Pemuda

Dinonpalukan, Nelson Curigai Pesanan Pejabat

Mantan Sekda Minta Dibebaskan

Dahului Motor, Truk Terguling

Kedua Pihak Diminta Tahan Diri

Oknum Kades Diduga Tiduri Istri Orang

Anggota Polisi Nyaris Dihakimi Warga

Nelson Minta Perlindungan KY

Pelaku Perampokan Lari Keluar Daerah

Puluhan Orang Tewas di Jalan

Korban Mutilasi Masih Di RS

22 Kubik Kayu Diamankan

Inova Seruduk Dua Mobil

Sembilan Saksi Diperiksa

Ditusuk Istri, Hamsari Minta Kasus Dihentikan

Tersangka Pompong Segera Disidang

Motor Raib Saat Makan Bakso

Keluarga Korban Ngamuk di PN

Hich Dituntut 1,6 Tahun

Pemerkosaan Marak di Jambi

Nyuri di Masjid, Iwan Dihajar Massa

Direktur PT Borneo Tersangka Kasus Laptop

Dua Sepupu Kompak Menjambret

110 Jadi Call Center Polri

Tiga Pelaku Curanmor Tertangkap

Lagi, Perampokan di Daerah Rengkiling

Pelajar Dibacok Pakai Celurit

IMI Tabrak Truk PS

Gelapkan Uang Perusahaan Untuk Nikah

Pertamina Stop Suplay BBM

Raden Banding, Madjid Menunggu

Polda Kantongi Nama Tersangka Kasus Laptop

Timses AJB Diperiksa

Kaca Dipecah, Rp 316 Juta Ludes

Parkir Dikantor Pajak, Kaca Mobil Dipecah

Balita Tewas Akibat Masuk Sumur

Penimbun BBM Diamankan

Penyebar Video Porno Dihukum 4,8 Tahun

Istri Manipol Akan Lapor Mabes Polri

Lagi, Spesialis Jambret Diringkus

Larikan Istri Orang, Harpendi Dianiaya

Oknum Polisi Mengamuk

Ratusan juta Uang Palsu Beredar

Taxi Tabrak Pembatas Jalan

Posko Fasha Kemalingan

Residivis Penjambretan Diringkus

Sabu Rp 400 juta Diamankan

Akibat Hutang, Suryanto Gantung Diri

Mobil Pelangsir BBM Terbakar

Polisi Razia Sepeda Motor

Anggota KPU Provinsi Dipolisikan

Solar Langka, Brimob Tangkap 1,5 Ton Solar Ilegal

Sopinah Dicekik, Lalu Ditelanjangi

Pergoki Suami Selingkuh, DM Dianiaya

Pencuri Gasak Honda Crv di Garasi

Dituduh Ngintip, Roby Bacok Tetangga Pakai Celurit

Pria Edan Dihajar Warga

Rumah Kayu Ludes Dilalap Api

Tiga Pendemo Dihajar Ajudan Gubernur

Spesialis Pencuri Mobil Dibekuk

Kalau Tertangkap, Bunuh Saja

Kijang Terjun Ke Jurang

Pelaku Enggan Obati Korban

20 Napi Masih Buron

Ratusan Warga Mengungsi

Sopir Mabuk Tabrak Angkot

Sekolah Pungut Uang Praktik

Pencari Ikan Tewas Tenggelam

Kantor Biro Jasa Terbakar

Korban Diberi Mi Kedaluwarsa

Bagan Pete Terancam Banjir

Jambret Diamuk Massa

Bohongi Menu Halal, McDonald's AS Digugat Rp6,7 Miliar

Penangkapan Artis Jadi Pembicaraan di Rusia

BNN: Raffi Ahmad Kerap Gelar Pesta di Rumahnya

Rekomendasi




add images