iklan
Karir politik istri mantan Bupati Batanghari, Yuninta Syahirsah menemui batu sandungan. Puluhan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Batanghari mengancam mundur Yuninta maju sebagai Caleg PAN untuk DPRD Batanghari.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC PAN Muara Tembesi, Baharudin saat menyampaikan tuntutan bersama rekannya di DPW PAN Provinsi Jambi kemarin (18/04).

“Dia cuma boleh menjadi Sekretaris DPD PAN Batanghari. Tidak dibenarkan nyaleg di kabupaten, silahkan nyaleg di provinsi,” tegasnya.

Dikatakannya, DPC PAN se-Kabupaten Batanghari menolak hal ini. Jika Yuninta tetap maju, 35 Bacaleg yang telah disiapkan akan mengundurkan diri.


“Kalau dia nyaleg kami seluruh calon mundur. Semua DPC sudah sepakat, jangan coret salah satu dari 35 orang ini. Kami takutkan ada pergantian,” katanya.


Selain itu, ia mengaku penunjukan Yuninta sebagai Sekretaris DPD yang baru tidak sesuai dengan AD/ART. “SK-nya turun mendadak, kami tidak tahu. Ini kami terima, tapi tolong selamatkan 35 orang Bacaleg ini,” tandasnya.


Ketua DPC PAN Pemayung juga mengungkapkan hal yang senada. Pihaknya menerima Yuninta sebagai Sekretaris DPD tanpa satupun coretan nama Bacaleg dicoret.


“Harus lolos semua 35 nama ini. Silahkan jadi sekretaris, jangan ganggu Bacaleg yang sudah disiapkan ini. Kalau dia nyaleg dikabupaten, berarti salsah satu nama ada yang dicoret, kami tidak mau terima,” katanya.


Selain itu, Wakil Ketua DPD PAN Batanghari, Nurman Effendi juga meminta pembatalan SK yang dikeluarkan DPP terkait penunjukan Yuninta sebagai Sekretaris.


“Kita minta pembatalan SK ini, ini mengangkangi AD/ART partai, tidak begitu aturan partai. Kenapa harus sekarang SK-nya keluar, tunggu nanti nama-nama ini sudah masuk ke KPU. Baru kita musyawarahkan, siapa yang diganti,” pintanya.


Terpisah, Ketua DPW PAN Jambi, Hazrin Nurzin saat dikonfirmasi masih enggan berkomentar banyak. “Sekarang ini belum ada keputusan, kami masih akan rapat. Sekarang ini rapatnya dipending,” elaknya.


Lantas bagaimana jika tuntutan para kader PAN Batanghari ini ditolak dan 35 Bacaleg mengundurkan diri? “Nanti kita lihat keputusan rapat, baru tahu semua. Saya akan bijaksana sekali dalam memutuskannya,” katanya.


Sedangkan penunjukan Yuninta sebagai Sekretaris DPD, diakuinya ini berdasarkan keinginan DPP. “Penunjukan Yuninta ini keinginan DPP bukan keinginan saya. DPP yang minta bukan saya,” tandasnya. (sumber: jambi ekspres)

Berita Terkait



add images