Grafis: jambi ekspres
Grafis: jambi ekspres
MUARA BUNGO, Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sedang dibahas oleh pemerintah pusat. Termasuk rencana pembangunan di wilayah provinsi Jambi sepanjang 157 Kilo Meter (KM) itu. Hal tersebut diakui oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, usai memeberi materi kuliah umum di kampus Universitas Muara Bungo (UMB) Sungai Binjai, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, (5/5) kemarin.

Sesuai dengan PP Nomor 15/2005 yang masih di revisi, PP tersebut nantinya akan memberikan penugasan khusus kepada Badan Usaha Milik Negara BUMN untuk penguasaan jalan Tol. Dalam usulan yang disampaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembangunan jalan Tol Trans Sumatera akan dilakukan dengan skemakonsorsium.


“Masih dibahas, masih menunggu Perpres, sesuai dengan PP no 15 tahun 2005 yang masih di revisi,” kata mantan Dirut PLN ini saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, kemarin.

Jalan Tol tersebut dianggarkan oleh pusat. Namun Pemerintah Daerah (Pemda) berkewajiban untuk melakukan pembebasan lahan. Hal tersebut diakui oleh oleh Kepala Badan Perencanaan Pemerintah Daerah (Bappeda) Pprovinsi Jambi, Fauzi Ansori, belum lama ini.

Dikatakannya, untuk provinsi Jambi mendapat jatah pembangunan sepanjang 157 Kilo Meter (KM). Jumlah tersebut berdasarkan data dari kementerian Pekerjaan Umum.

Pada tahun 2013 ini, FS dan DED pembangunan jalan Tol untuk provinsi Jambi itu akan selesai.

Saat ditanya pembagian untuk Pemerintah Daerah sendiri seperti apa ? Dahlan mengatakan, tergantung dari Pemdanya sendiri, berapa kesanggupannya untuk menyiapkan modal. Dahlan juga mengaku, untuk panjangnya sendiri, juga belum diketahui. Karena masih menunggu Perpres.


“Masih menunggu, belum sampai kesana,” tegasnya pendek.


Untuk diketahui, ruas tol Trans Sumatera yang akan dibangun pemerintah tersebut melalui program MP3EI. Yang dibagi terbagi menjadi empat koridor utama dan tiga koridor prioritas. Keempat koridor utama tersebut yakni, Lampung-Palembang seluas 358 KM, Palembang Pekanbaru seluas 610 KM, 157 Kilo Meter-nya di wilayah provinsi Jambi, Pekabbaru-Medan sepanjang 548, dan yang terakhir adalah Medan-Banda aceh, sepanjang 460 Kilo Meter. Apabila ruas tol trans sumatera itu selesai, maka, Sumatera akan menyaingi pulau Jawa, kemungkinan besar akan lebih berkembang.

Hanya saja, Dahlan Iskan mengakui belum mengetahui untuk titik tol yang ada di provinsi Jambi ini belum diketahui. “Nantilah, tunggu Perpres,” pungkasnya.(sumber: jambi ekspres) 


TAGS

Komentar

Berita Terkait

Pendaftaran CPNS Bungo Mulai 5 September

ZA Beri Dukungan Kepada HBA

Mayang Sari, Ketua DPRD Bungo Sementara

Polres Bungo Siap Amankan Pelantikan DPRD

Pemkab Bungo Dapat Tambahan Formasi

Kepentingan Politik Bermain

Tim Kesehatan Peduli Pucuk

Rekomendasi




add images