Menteri BUMN, Dahlan Iskan, didampingi Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, saat berdialog dengan warga Tionghoa.
Menteri BUMN, Dahlan Iskan, didampingi Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, saat berdialog dengan warga Tionghoa.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, berkunjung ke Kota Jambi, Sabtu (18/5). Kedatangan Pak Dahlan kali ini untuk mengikuti kegiatan jalan santai bersama warga dalam rangka HUT koran harian pagi Jambi Ekspres. Namun, sebelum acara puncak yang akan digelar Minggu pagi, mentri BUMN melakukan beberapa kunjungan, salah satunya ke hotel Novita untuk berdialog dengan warga Tionghoa yang ada di Jambi. Dialog berlangsung pukul 20.00 WIB.

Mentri BUMN didampingi Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus, beserta Ketua Yayasan warga  Tionghoa Jambi. Sebelum dialog dimulai, para tamu undangan dan warga Tionghoa makan malam bersama. Ratusan warga Tionghoa Jambi terlihat antusias mengikuti acara ini.

Acara dialog dibuka oleh pengurus yayasan Tionghoa. Dalam sambutannya, dia menjelaskan sebenarnya sejak 200 tahun lalu warga Tionghoa sudah ada di Jambi. Ini bisa dibuktikan dengan beberapa monumen seperti adanya kelenteng, yang salah satunya sudah ada pada 1802.

‘’Warga Tionghoa di Jambi berjumlah sekitar 150.000 orang, yang tersebar di semua kabupaten dan sebagian besar ada di Kota Jambi. Usaha warga Tionghoa di Jambi adalah di bidang swasta, seperti pengelola getah karet, mall, dan pedagang. Inilah bentuk kontribusi warga Tionghoa di Jambi,’’ jelasnya.

Sementa itu, mentri BUMN - Dahlan Iskan, menyatakan percaya dan yakin Pulau Sumatera 10 tahun ke depan akan maju. Sebab, menurutnya, Sumatera memiliki segala-galannya. Salah satunya batu bara. Jika Jambi mau maju, maka masyarakatnya harus berbuat dan bertindak.

‘’Jika Jambi tidak memikirkan kemajuaan, bisa-bisa penghasilannya diambil oleh Prov tetangga, Sumatra Selatan atau Utara. Sebab, Jambi ini posisinya di tengah. Dihimpit oleh provinsi yang sangat maju,’’ sebut Dahlan.

Lebih lanjut, pak mentri yang sangat pasif berbahasa Mandarin ini mengungkapkan, rencananya pada 2013 ini akan didirikan pabrik semen di Kab Sarolangun. ‘’ini semua bertujuan untuk mempermudah masyarakat Jambi memperoleh semen,’’ ungkapnya.(*)

Reporter  : Aldi Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

325.000 Ha Hutan Jambi Kritis

Dishut Tanan Pohon di Sekolah

Rekomendasi




add images