iklan
Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) menghimbau agar masyarakat Kabupaten Kerinci tetap tenang dan menjaga situasi agar tetap kondusif pasca putusan DKPP. Gubernur mengatakan, apapun keputusan DKPP, masyarakat tetap harus menjaga keamanan di Kerinci.  

Sehingga proses demokrasi dalam Pilkada Kerinci tetap berlangsung dengan baik. ¢ ¬Å Kita himbau agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kemanan di Kerinci dengan baik,¢ ¬ ujarnya.

Gubernur juga menghimbau agar KPU Provinsi Jambi yang mengambil alih tahapan. Sehingga Pilkada Kerinci  dapat berjalan dengan baik. ¢ ¬Å Kita sudah koordinasikan dan meminta KPU Provinsi bisa tetap melaksanakan Pilkada dengan cermat sesuai tahapan, agar pelaksanaan bisa berlangsung dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku,¢ ¬ sebutnya.

Dikatakan Gubernur, dirinya sudah mendapat laporan adanya keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memecat 5 komisioner KPU Kerinci. Menurutnya, laporan itu ia dapatkan dari laporan sejumlah KPU Provinsi Jambi yang hadir dalam sidang DKPP, kemarin di Jakarta.  

Dalam laporannya, ada tiga item yang menjadi keputusan DKPP tersebut. ¢ ¬Å Pertama memecat 5 anggota KPU Kerinci. Kedua meminta KPU Provinsi Jambi mengambil alih penyelenggaraan Pilkada Kerinci sesuai tahapan yang ada. Terakhir, meminta Banwaslu ikut turun mengawasi pelaksanaan Pilkada,¢ ¬ sebutnya.

Karena itu, ia sudah meminta KPU Provinsi Jambi dan Banwaslu untuk turun ke Kerinci melakukan tahapan Pilkada Kerinci. ¢ ¬Å Sore (kemarin,red) ini juga mereka dari Jakarta langsung terbang ke Padang dan ke Kerinci, begitu juga yang di Jambi juga sudah menuju Kerinci,¢ ¬ sebut gubernur.  

Sebab, menurut Gubernur, berdasarkan laporan yang ia terima pelaksanaan Pilkada Kerinci tetap akan berlangsung pada hari Minggu ( 8/9) ini. ¢ ¬Å Ya dari laporan yang saya terima, Pilkada tetap sesuai tahapan. Artinya, Minggu ini tetap Pilkada dilaksanakan,¢ ¬ ujar gubernur.

Hanya saja, sambunganya, Pilkada yang semula dilaksakan oleh KPU Kerinci diambil alih oleh KPU Provinsi Jambi. ¢ ¬Å Namun tahapannya tetap sesuai dengan ketentuan,¢ ¬ tegasnya.  

Sementara Ami Taher, sepertinya tetap tidak bisa ikut Pilkada. Sebab, DKPP hanya memutuskan mengenai pelanggaran kode etik, tidak menyangkut masalah keputusan KPU yang menyatakan Ami Taher tidak menjadi peserta Pilkada Kerinci.    

¢ ¬Å Ya informasinya seperti itu. DKPP hanya memutuskan masalah kode etik, sedangkan pelaksanaan Pilkada tetap berlangsung sesuai tahapan,¢ ¬ sambungnya.  

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan, Yazirman menyatakan, pihaknya tidak bisa mencampuri keputusan DKPP. Sebab, kewenangan itu ada di wilayah DKPP sendiri. ¢ ¬Å Kita tidak bisa ikut campur,¢ ¬ ujarnya.

Pihaknya hanya bisa berharap, KPU Provinsi Jambi bisa melaksanakan tugas dengan cermat, tepat dan sesuai dengan ketentuan agar pelaksanaan Pilkada Kerinci bisa tetap berlangsung dengan baik.  Selain itu, ia juga meminta masyarakat menyikapi masalah ini dengan arif dan bijaksana, sekaligus menjaga situasi agar tetap kondusif.

Baca Berita Terkait :

Ami Tetap Tak Bisa Jadi Cabup, 5 Anggota KPU Kerinci Dipecat



sumber : jambi ekspres

Berita Terkait



add images