JALAN: Jalan Kecamatan Dendang ini bertahun-tahun rusak karena dilalui angkutan sawit yang melebihi tonase jalan.
JALAN: Jalan Kecamatan Dendang ini bertahun-tahun rusak karena dilalui angkutan sawit yang melebihi tonase jalan.
MUARASABAK, Setelah sebelumnya terjadi pro dan kontra terkait pemasangan portal dijalan utama menuju Kecamatan Dendang. Kini telah dicapai kesepakatan warga. Kesepakatan tersebut adalah tanggapan positif dari masyarakat setempat untuk pemasangan portal baru. Sebagai bentuk dukungan warga tersebut, warga menyepakati pembangunan portal setinggi 2,30 Meter di pintu masuk jalan lintas Kecamatan Dendang.

Menurut Camat Dendang, Aruji, sebenarnya masih ada 2 atau 3 orang pemilik kebun sawit yang tidak menyetujui pembangunan portal tersebut. Namun dikarenakan peningkatan kualitas jalan Kecamatan Dendang, merupakan kepentingan sebahagian besar warga. Maka pembangunan portal setinggi 2,30 meter tersebut disetujui.

‘’Pembangunan portal setinggi 2,30 Meter merupakan bentuk dukungan atau komitmen warga, untuk memelihara kondisi jalan agar tetap bagus dan tahan lama,’’ ujarnya.

Dikatakannya mengapa untuk kepentingan pribadi harus mengabaikan kepentingan masyarakat banyak. Sehingga kesepakatan yang dicapai adalah mengikuti kemauan masyarakat banyak. Agar pelaksanaan peningkatan jalan sepanjang 16 Kilometer tersebut cepat terlaksana. Pihaknya telah mengajukan proposal kepada Pemkab. Dengan harapan pada tahun depan, peningkatan jalan tersebut telah terlaksana.

‘’Besar harapan kami agar tahun depan jalan Kecamatan Dendang ini di aspal, karena jalan itu merupakan satu-satunya akses warga untuk keluar masuk Kecamatan Dendang,’’ paparnya.

Dari pantauan belum lama ini, di beberapa titik jalan lintas Kecamatan Dendang saat ini telah mulai di ditimbun dan diratakan (discrab). Seperti diketahui, kerusakan jalan Kecamatan Dendang sudah terjadi sejak bertahun-tahun yang lalu. Dimana penyebab kerusakan dikarenakan kerap dilalui angkutan sawit yang melebihi tonase jalan.

sumber: jambi ekspres

TAGS

Komentar

Berita Terkait

Dana Operasional Bupati Tanjabtim Rp 180 Juta

Terasi Udang Diduga Gunakan Formalin

Tanjabtim Berangkatkan 50 CJH

Harga Turun, Petani Pinang Mengeluh

Jam Belajar, Siswa Angkat Mobiler

Proyek Kolam Renang Masih Diselidiki Jaksa

Dinas Pertanian Bangun Pompa Air

Petani Sekernan Keluhkan Benih Padi

Rekomendasi




add images