Duku Jambi terkenal manis dan segar. Harganya pun murah meriah yakni sekitar 10.000/kg. Selama musim duku, pedagang musiman pun marak di sepanjang trotoar. (Foto: Aldi Sapitra)
Duku Jambi terkenal manis dan segar. Harganya pun murah meriah yakni sekitar 10.000/kg. Selama musim duku, pedagang musiman pun marak di sepanjang trotoar. (Foto: Aldi Sapitra)

Di musim duku awal tahun ini, pedagang buah duku musiman kini kembali menjamur di pinggir-pinggir jalan Kota Jambi. Seperti di ruas jalan Abunjani, Sipin, para pedagang dadakan ini berderet di sepanjang trotoar dengan berkarung-karung duku yang siap dijual ke pembeli yang melintas.

Salah seorang pedagang, Zaini (40), mengatakan di saat musim duku dia selalu  manfaatkan waktunya untuk berjualan duku. Hasil yang diperolehnya cukup lumayan. Dalam sehari dia dapat menjual sekitar 70 kg duku dengan harga Rp10.000/kg, tergantung kondisi buah.

‘’Keuntungan saya dalam sehari bisa mencapai Rp 200.000. Duku-duku ini saya beli langsung pada petaninya dengan modal Rp 8.000/kg. Lumayanlah untuk menambah pendapatan keluarga,’’ sebut Zaini.

Musim duku saat ini, menurut Zaini, memang belum merata di seluruh daerah di Prov Jambi. Dia sendiri membeli duku itu dari petani di daerah Sengeti, Kab Muarojambi. Beberapa pedagang lainnya bahkan mendatangkan duku dari daerah Rantau Badak, Kab Tanjung Jabung Barat (Tanjabar).

Para pembeli, lanjut Zaini, tak lain adalah pengendara yang lewat. Baik pengguna kendaraan pribadi, maupun sopir mobil angkutan barang. Tak jarang pula pengendara sepeda motor. Soalnya, duku di daerah Jambi memang sudah dikenal dengan rasanya yang manis dan segar.(*)


TAGS

Komentar

Berita Terkait

Si Belang Bergerak ke Palembang

Incumbent Ramai Seleksi KPU

Jambi Rawan Uang Palsu

SMP 21 Ikuti Seminar Revolusi Belajar Sukses

50% Drama, 50% Komedi

Raja Hutan Diburu di Sukadamai

Jembatan Berbak Putus

Mengais Rejeki di Jembatan Aur Duri II

Raup Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Menengok Peluang Bisnis Angkringan

Wawan, Mengolah Kulit Pari Jadi Produk Bergengsi

Berawal dari Garasi, Kini Roti Teja-Nanik Meraja

Rekomendasi