Di musim penghujan saat ini, kondisi pasar tradisional Talang Banjar, Kota
Jambi, menjadi makin kumuh saja. Di pasar berlantai tanah itu tertlihat banyak genangan
air di pinggir jalan. Selain itu, aroma tak sedap tercium di mana-mana.

Kekumuhan itu disebabkan oleh sistem drainase yang tidak berfungsi dengan baik
dan adanya penumpukan sampah. Kondisi ini membuat pasar menjadi becek di musim
hujan, sehingga menyulitkan para pedagang dan pembeli.

Selain itu, penataan barang dagangan juga acak-acakan. Penempatan pedagang
tidak tertata rapi sesuai dengan barang daganganya. Seperti, pedagang makanan yang
bercampur dengan pedagang ikan dan daging. Sehingga, makanan yang dijual secara
terbuka menjadi rawan dihinggapi kuman.

‘’Memang masalah utama pasar ini adalah kumuh. Itu akibat sampah sering
telat diangkut oleh petugas. Karena sampah menumpuk, maka saluran air pun menjadi
tersumbat. Air tergenang di mana-mana,’’ Rina, salah seorang pedagang warga Kel Eka
Jaya, Kec Jambi Selatan kepada Jambi Update.(*)

Reporter : Aldi Sapitra
Redaktur : Joni Yanto

TAGS

Komentar

Berita Terkait

Si Belang Bergerak ke Palembang

Incumbent Ramai Seleksi KPU

Jambi Rawan Uang Palsu

SMP 21 Ikuti Seminar Revolusi Belajar Sukses

50% Drama, 50% Komedi

Raja Hutan Diburu di Sukadamai

Ayam Potong Ikut Naik

Harga Daging Tembus Rp 90.000

Sesuap Nasi Dari Sampah

Harga Cabai Melonjak

Macet Tiap Hari

Traffic Light Rusak

Pedagang Duku Menjamur

Jembatan Berbak Putus

Mengais Rejeki di Jembatan Aur Duri II

Raup Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Menengok Peluang Bisnis Angkringan

Wawan, Mengolah Kulit Pari Jadi Produk Bergengsi

Berawal dari Garasi, Kini Roti Teja-Nanik Meraja

Rekomendasi




add images