<div>
KORUPSI: Lagi, mahasiswa Unja berunjuk rasa. Kali ini mereka minta Kejati mengusut dugaan korupsi dalam pengelolaan dana di PGMIPA-BI. (Foto: Aldi Saputra)
</div>
KORUPSI: Lagi, mahasiswa Unja berunjuk rasa. Kali ini mereka minta Kejati mengusut dugaan korupsi dalam pengelolaan dana di PGMIPA-BI. (Foto: Aldi Saputra)
PGMIPA-BI Unja Dikorupsi?

Puluhan mahasiswa Universitas Jambi (Unja) yang tergabung dalam BEM KBM Unja dan mahasiswa
Pendidikan Guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Bertaraf Internasional (PGMIPA-BI)
Bersaudara Jilid 11, melakukan aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi di Telanai
Pura, Rabu (13/3) sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka minta Kejati menyelidiki dugaan penyelewengan
Pengelolaan dana PGMIPA-BI.

Aksi para mahasiswa sempat memblokir pintu masuk kejati. Para mahasiswa secara bergantian
berorasi dan minta Kejati segera turun tangan. Presiden mahasiswa Unja, Wasril Tanjung,
mengungkapkan program studi PGMIPA-BI yang berdiri sejak 2010 silam saat ini memiliki 3 angkatan
mahasiswa. Ini merupakan program studi unggulan di bawah naungan FKIP Unja, yang akan
melahirkan lulusan bertaraf internasioanal.

Tapi, di tengah harapan dan spekulasi yang tinggi terdapat ketidak-sesuaian dengan kenyataan.
Seperti, besarnya biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa PGMIPA-BI per semester tidak sepadan
dengan apa yang mereka dapatkan.

‘’Menjadi pertanyaan besar bagi mahasiswa terhadap pengelola yang memiliki hak prerogratif untuk
mengalokasikan kemana dana tersebut,’’ ungkap Wasril Tanjung, yang juga mahasiswa semester 8,
Jrs FKIP Fisika, di sela-sela aksi demo.

Selain itu, beber Wasril, ada pula biaya LCT, TOEFl, pengembangan perpustakaan, dan praktikum
yang tiap semester dibayar mahasiswa. Tapi, fasilitas dimaksud tak kunjung dapat dinikmati
mahasiswa. Parahnya lagi, ada ketidak-sesuaian antara SK pembiayaan yang diterbitkan rektor
dengan SK yang diterbitkan pengelola.

Aksi demo mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Setelah orasi, 5 perwakilan
mahasiswa diizinkan masuk ke Kejati untuk berdialog. Kasi Penerangan Hukum Kejati, Andi Ashari
SH, menyatakan menerima laporan dari mahasiswa. ‘’Akan kita buat laporan ke pimpinan. Kita
akan pelajari terlebih dahulu, apakah ada indikasi tindak pidana korupsi,’’ tegasnya kepada
Jambiupdate.com.(*)

Reporter : Aldi Saputra.
Redaktur : Joni Yanto.




TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Bawang Impor di Atas Angin

Hujan Deras, Gado Gado Terendam

Tiang Listrik Nyaris Timpa Rumah Warga

Si Belang Bergerak ke Palembang

Raja Hutan Diburu di Sukadamai

Ibu-ibu Tuntut Kesamaan Gender

Luar Negeri Bantu Bangun Trotoar

Solar Diuber Sopir Mobil

Gubernur Jambi Diminta Bersaksi

Si Belang Muncul Lagi

Tak Mempan Ditembak Bius

3 Harimau Berkeliaran di Pemayung

Lagi, Harimau Makan Korban

Harimau Melintas di Tempino

Warga Bertam Resah

Timsus Lacak Si Belang di Jaluko

Harimau Berkeliaran Karena Galau

Drainase Banyak Tersumbat

Korban Terluka Parah

Pertani Karet Diterkam Harimau

Jembatan Layang Jangan Negatif

Ancol Bau Bangkai

Banjir Berangsur Surut

Jambiupdate.com di Louching

Jembatan Gantung Huruf “S”

Hutan Tanaman Kenali Sepi Pengunjung.

Ojek Rakit Pasang Tarif

Jalan Berlobang Dan Tidak memiliki Drainase

Penumpang Boat Layang Di Tanggo Rajo Ramai

Demo WTC Isapan Jempol

Galang Bantuan di Jalanan

Tanggo Rajo Terendam

Korban Banjir Banyak Sakit

Drainase Tersumbat Pasir

Ke Sekolah Naik Perahu

Ratusan Rumah Terendam

Jalan Patimura Rusak

Pasar Talang Banjar Kumuh

Ayam Potong Ikut Naik

Harga Daging Tembus Rp 90.000

Sesuap Nasi Dari Sampah

Harga Cabai Melonjak

Macet Tiap Hari

Traffic Light Rusak

Pedagang Duku Menjamur

Jembatan Berbak Putus

Mengais Rejeki di Jembatan Aur Duri II

Raup Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Menengok Peluang Bisnis Angkringan

Wawan, Mengolah Kulit Pari Jadi Produk Bergengsi

Berawal dari Garasi, Kini Roti Teja-Nanik Meraja

Rekomendasi




add images