iklan
Kondisi M Anugerah, bayi Ardiah yang menderita hydrocephalus mulai membaik pasca dioperasi beberapa hari lalu. Walau demikian, Anugerah masih dirawat dan masih dalam pengawasan dokter.

Ardiah merasa bahagia ketika anaknya tersebut mendapatkan penanganan dari RSUD Raden Mattaher. Dana untuk operasi yang menelan dana puluhan juta tersebut didapatnya dari Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA).

Atas jaminan gubernur, anaknya dirawat dan dioperasi di RSUD Raden Mattaher. “Karena itu, kami sangat berterima kasih pada pak Gubernur. Mungkin kami tidak bisa membalas kebaikannya, hanya Allah yang bisa membalasnya. Namun saya doakan pak Gubernur selalu disayangi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Ardiah yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service di Biro Humas dan Protokol Kantor Gubernur Jambi, serta suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan ini, Selasa kemarin menemui Gubernur di rumah dinas.

“Pak saya dan keluarga sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih. Anak saya sudah dioperasi pak, kini kondisinya kian membaik meskipun masih dalam perawatan. Saya tak bisa membalas kebaikan bapak, semoga Allah senantiasa bisa membalas budi baik bapak,” ucapnya kepada Gubernur kala itu.
--batas--
Selain dibantu melalui program jaminan kesehatan Provinsi, Ardiah juga dibantu Gubernur secara pribadi. Gubernur memberikan uang Rp 10 juta untuk biaya pemulihan kesehatan M Anugerah, putra kedua Ardiah.

Selain Gubernur, Kepala Dinas (PU) Provinsi Jambi, Ivan Wirata, juga memberikan bantuan kepada Ardiah. “Semoga anaknya lekas sembuh ya,” kata Kadis PU kepada Ardiah di kesempatan itu.

Sementara, Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus sempat berbincang dengan Ardiah, menanyakan kondisi anaknya. Gubernur mendoakan agar M Anugerah lekas sembuh. “Kita doakan cepat sehat ya. Nanti kalau ada apa-apa, sampaikan saja. Mungkin bapak bisa bantu,” ucap Gubernur.

Selain itu, pada peringatan hari ibu yang digelar di rumah dinas, Selasa (24/12), Gubernur hampir menangis. “Kalau mendengar nama ibu, saya pasti teringiat ibu saya. Tanpa ridho dan doanya, saya tak mungkin seperti ini, terima kasih ibu,” ujarnya, hendak menitikan air mata.

Gubernur juga mengatakan, dengan setulus hati menyampaikan ungkapan terima kasih  kepada semua ibu, atas semua dedikasi , pendidikan dan kasih sayang yang diberikan kepada anak anak bangsa. “Dari kelembutan dan kesabaran seorang ibu jualah, pemimpin – pemimpin besar dan sukses hadir di atas permukaan bumi ini, termasuk juga di daerah yang sama sama kita cintai,” ujarnya.

HBA menjelaskan, peran perempuan dalam pembagunan di Provinsi Jambi ini dirasakan belum optimal, hal ini tergambar dari masih rendahnya Skor Indeks Pembangunan Gender (IPG) sebesar 69,65 serta skor Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) sebesar 60,59.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi mendorong para bupati/walikota untuk berusaha meningkatkan  skor IPD dan IDG ini melalui program – program dan kegiatan yang benar benar responsif gender, sehingga mampu meningkatkan skor Indeks Pembagunan manusia di Provinsi Jambi, yang saat ini telah mencapai skor 77,02.

sumber: jambi ekspres

Berita Terkait



add images