Ilustrasi: net
Ilustrasi: net
Kebijakan pemerintah yang  menaikkan gas isi 12 Kg dinilai kontraproduktif dengan upaya konversi minyak ke gas. Pasalnya, yang menggunakan gas 12 Kg juga banyak. Kenaikan gas 12 Kg ini dikhawatirkan bisa menjadi celah bagi orang-orang yang berwatak jahat untuk melakukan pengoplosan.

MENELUSURI  praktek pengoplosan gas isi 3 Kg ini memang terbilang sulit. Karena praktek ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi.  Biasanya ini dilakukan orang yang sudah ahli dalam melakukan pengoplosan gas dari gas isi 3 Kg ke gas isi 12 Kg. Dari data yang berhasil dihimpun koran ini, selama tahun 2012, aparat kepolisian berhasil membongkar tujuh kasus pengoplosan gas tiga kilogram di Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah saat di wawancarai oleh wartawan mengatakan modus pengoplosan hampir sama. "Modusnya sama yaitu memindahkan gas dengann cara menyuntikkan tabung gas dua belas kilogram ke tabung gas tiga kilogram, dan ada yang dikurangi beratnya," katanya.

Ditambahkan Kabid Humas Undang-undang yang digunakan untuk menjerat pelaku pengoplosan gas tersebut adalah UU perlindungan konsumen. Disebutkannya, tujuh kasus pengoplosan tersebut yaitu pada bulan Januari satu kasus di Lorong Perumahan Mawar Putih Kasang Pudak. Kemudian, bulan Februari satu kasus di jalan Lintas Jambi Muara Bulian Rt.10 Jambi Luar Kota.

Kemudian pada bulan Maret ada satu kasus di Ruko Kelurahan Kebun Sembilan Kecamatan Sungai Gelam, bulan April satu kasus di Lorong Swadaya Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Pada bulan Mei ada dua kasus yang pertama di Kasang Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, dan di Km 23 Desa Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Terakhir pada bulan Juli ada satu kasus yaitu di Jalan Lingkar Selatan Rt 20 Kelurahan Pall Merah Kecamatan Jambi Selatan Kota .
Pengamat Ekonomi Jambi, Dr Pantun Bukit mengatakan, kenaikan gas isi 12 Kg akan memperbesar keinginan penjahat untuk melakukan pengoplosan tersebut.

‘’Gas tidak naik saja, pengoplosan besar. Apalagi gas naik,’’ ungkapnya, kepada koran ini. Dirinya menyampaikan, dengan adanya kenaikan gas isi 12 Kg tersebut, keuntungan yang diperoleh oleh  pengoplos cukup besar.  Dia menganalogikan harga gas 3 Kg Rp 16 ribu. Artinya, jika sebanyak empat tabung hanya Rp 64 ribu.  

‘’Bandingkan dengan gas isi 12 Kg Rp 100 ribu misalnya. Berapa keuntungan yang akan diperoleh pengoplos,’’ tuturnya.  Idealnya, lanjutnya, pemerintah baru menaikkan harga gas 12 Kg bila pengawasan sudah diperketat.  Jika pengawasan tidak ketat katanya, tingkat penyimpangan akan cukup tinggi.

‘’Manusia itu profit orientednya  cukup kuat,  jadi tingkat penyimpangan akan semakin tinggi,’’ tegasnya.

Dia menyakini, dengan tingginya harga tersebut, permintaan  akan  gas isi 3 Kg juga semakin tinggi.  Dan ini akan berdampak kepada kelangkaan gas tersebut. ‘’Sudah siap belum pemerintah mengantisipasi hal itu,’’ tuturnya.  (sumber: jambi ekspres)

TAGS

Komentar

Berita Terkait

SMAIT Al-Azhar Kunjungi Indofood

Soal Mobnas Dewan, Sekwan Enggan Beri Deadline

Kepergok Warga, Dua Pelaku Curanmor Tinggalkan Motornya

Misroni Dikenakan Pasal 406 KUHP

Orang Tua Misroni Juga akan Diperiksa

Pemilik Tambak Rugi Besar

1 Keluarga, 1 Pohon

Sehari 120 Truk Sampah

Harga Bawang Terus Melonjak

Bukan Lepas Dari Kontainer

Yang Berkeliaran Itu Harimau Sakit

50 Rumah Terendam

PLN Sebar Puluhan Regu

3 Timsus Dikerahkan ke Lokasi

Harimau Masuk ke Sungaibahar

Ayo, Rebut Kembali Pulau Berhala!

PGMIPA-BI Unja Dikorupsi?

Bawang Impor di Atas Angin

Hujan Deras, Gado Gado Terendam

Tiang Listrik Nyaris Timpa Rumah Warga

Si Belang Bergerak ke Palembang

Raja Hutan Diburu di Sukadamai

Ibu-ibu Tuntut Kesamaan Gender

Luar Negeri Bantu Bangun Trotoar

Solar Diuber Sopir Mobil

Gubernur Jambi Diminta Bersaksi

Si Belang Muncul Lagi

Tak Mempan Ditembak Bius

3 Harimau Berkeliaran di Pemayung

Lagi, Harimau Makan Korban

Harimau Melintas di Tempino

Warga Bertam Resah

Timsus Lacak Si Belang di Jaluko

Harimau Berkeliaran Karena Galau

Drainase Banyak Tersumbat

Korban Terluka Parah

Pertani Karet Diterkam Harimau

Jembatan Layang Jangan Negatif

Ancol Bau Bangkai

Banjir Berangsur Surut

Jambiupdate.com di Louching

Jembatan Gantung Huruf “S”

Hutan Tanaman Kenali Sepi Pengunjung.

Ojek Rakit Pasang Tarif

Jalan Berlobang Dan Tidak memiliki Drainase

Penumpang Boat Layang Di Tanggo Rajo Ramai

Demo WTC Isapan Jempol

Galang Bantuan di Jalanan

Tanggo Rajo Terendam

Korban Banjir Banyak Sakit

Drainase Tersumbat Pasir

Ke Sekolah Naik Perahu

Ratusan Rumah Terendam

Jalan Patimura Rusak

Pasar Talang Banjar Kumuh

Ayam Potong Ikut Naik

Harga Daging Tembus Rp 90.000

Sesuap Nasi Dari Sampah

Harga Cabai Melonjak

Macet Tiap Hari

Traffic Light Rusak

Pedagang Duku Menjamur

Jembatan Berbak Putus

Mengais Rejeki di Jembatan Aur Duri II

Raup Omzet Puluhan Juta dari Membuat Toko Online

Menengok Peluang Bisnis Angkringan

Wawan, Mengolah Kulit Pari Jadi Produk Bergengsi

Berawal dari Garasi, Kini Roti Teja-Nanik Meraja

Rekomendasi




add images