iklan
Hingga saat ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi mengaku belum menerima laporan tertulis terkait berbagai bencana yang terjadi di Provinsi Jambi. Padahal, sudah banyak kejadian longsor serta banjir yang menimpa warga di dlam Provinsi Jambi dalam.

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Zubaidi AR mengatakan, tak mengetahui jumlah kejadian bencana secara riil selama beberapa pekan belakangan. “Sampai saat ini baru laporan via telpon saja, namun kalau laporan khusus berapa jumlah warga yang terdampak, jumlah kejadian yang terjadi tertulis itu belum ada,” katanya.

Untuk diketahui, beberapa kecamatan di Kabupaten Bungo sudah terendam banjir akibat luapan air sungai. Selain itu, bencana longsor, menurut data yang diberikan pihak BPBD Bungo beberapa hari lalu, sudah terjadi di 68 titik.

Selain itu, di Desa Muara Emat, Kabupaten Kerinci yang merupakan jalan penghubung antara Kerinci dan Bangko akhir pekan lalu juga terjadi longsor. Tak tanggung-tanggung, longsor terjadi hingga di 2 titik di saat bersamaan. Hal ini disebabkan curah hujan yang cukup tinggi intensitasnya.
--batas--
Namun, terkait kondisi itu, Zubaidi malah mengatakan kondisi saat ini masih aman. “Sekarang belum waspada, masih normal, dalam tahap pematauan lah. Curah hujan tidak begitu deras saya nilai masih sedang lah,” ungkapnya.

Ditanya soal banyaknya bencana yang sudah melanda sejumlah daerah? Dia hanya memberikan himbauan agar masyarakat berhati-hati. “Potensi hujan kita sampai Februari, jadi bencana masih mengancam terjadi sampai Februari,” ujarnya.

Dia hanya meminta, agar Bupati dan Walikota segera mengambil tindakan. “Kita minta kepada daerah kabupaten kalau sudah mendesak, cepat buat keputusan bupati soal kedaruratan,” cetusnya.

Soal bantuan untuk bencana korban, dia menegaskan, itu semua sudah standby di kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Provinsi Jambi. “Kalau bantuan standby di Disosnaker, itu lengkap logistik seperti sembako dan semuanya,” tandasnya.

sumber: jambi ekspres

Berita Terkait



add images