iklan Ruas jalan Niaso. (Foto: Aldi Saputra)
Ruas jalan Niaso. (Foto: Aldi Saputra)
Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa bulan terahir di Prov Jambi membuat  debit Sungai Batanghari naik. Minggu (19/1) pagi, air pun mulai menunjukkan kenaikan.

Banjir menggenangi ruas jalan raya Niaso, yang merupakan akses utama menghubungkan Kab Muarojambi dan Tanjung Jabung Timur ke Kota Jambi. Ketinggian air di badan jalan rata-rata mencapai 50 Cm meter -  70 Cm sepangjang 50 meter. Akibatnya, para pengendara sepeda motor banyak terjebak mogok saat melalui jalan tersebut.

Hamdani, salah seorang warga setempat, mengatakan genangan air yang merendam ruas jalan utama ini telah berlangsung beberapa hari. Namun, Minggu pagi makin dalam saja.
 
Pantauan jambiupdate.com, para pengendara yang melintas bergerak pelan. Beberapa ada pula yang memaksa lewat dan mogok di pertengahan jalan. Warga setempat memanfaatkan moment ini sebagai relawan pemandu jalan. Mereka menuntut pengendara bergerak ke arah yang aman.

Bukan itu saja, para warga pun terlihat menawarkan jasa becak ojek untuk menyebrangi jalan yang terendam banjir kepada para pejalan kaki atau pengendara sepeda motor. Sejauh ini, ketinggian air di atas jalan mencapai 70 cm dan masih dapat dilalui kendaraan bermotor. Mobil dan motor terpantaun masih ramai melalui jalan ini secara bergantian.

Jalan desa Niaso, Kec Muarosebo, Kab Muarojambi, yang menghubungkan Muarojambi dan Tanjabtim dengan Kota Jambi ini, tiap tahunnya selalu menjadi langganan banjir.(*)


Repoerter : Aldi Saputra.
Redaktur  : Joni Yanto.

Berita Terkait



add images