JAMBIUPDATE.COM, JAMBI-Perburuan terhadap harimau tersebut terjadi di Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS). Menurut Kasi Pengelolaan Wilayah II TNKS Merangin-Muara Bungo, Dian Risdianto, perburuan harimau marak terjadi di wilayah Merangin, Muara Bungo, Kerinci dan Bengkulu.
Kalau di Merangin, kita temukan di desa Birun Kecamatan Pangkalan Jambu, desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau dan Tabir Barat. Jadi, Merangin termasuk yang marak pemburuan harimau, sama seperti wilayah Muara Bungo, Kerinci dan Bengkulu, tambahnya.
Secara umum, lanjutnya, berdasarkan data terakhir 2012 populasi harimau sumatera yang berada diwilayah TNKS berjumlah antara 140 sampai 160 ekor.
Kalau yang di wilayah Merangin kita tidak tau. Sebab harimau kan berpindah-pindah. Ada kemungkinan jumlahnya berkurang, penyebabnya perburuan tersebut, ucapnya. (jun)
