JAMBIUPDATE.COM, JAMBI-Pengeroyokan terhadap Iskandar (25) warga Desa Sandaran Galeh, Kumun, ternyata berbuntut panjang.
Pasalnya, tadi malam sekitar pukul 23.30 Wib, ratusan warga Kumun yang tidak terima warganya dikeroyok mengamuk dan menyerang Desa Tanjung Pauh Mudik.
Imbasnya, beberapa rumah warga Desa Tanjung Pauh Mudik yang berada di daerah perbatasan antara Kumun dan Tanjung Pauh Mudik, dilempari. Bahkan, kabarnya, sepeda motor juga ada yang dibakar. Untung saja, warga Kumun belum berhasil masuk ke Desa Tanung Pauh Mudik.
Rumah-rumah warga Tanjung Pauh yang berada di perbatasan dilempari dengan batu,' ujar salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan saat dikonfirmasi jambiupdate.com pagi ini (09/11).
Saat ini, katanya, warga Tanjung Pauh Mudik stand by di perbatasan tidak jauh dari Simpang Debai yang menjadi TKP pengeroyokan, sedangkan warga Kumun stand by di penurunan atau di gapura selamat Datang Kota Sungaipenuh.
Suasana masih mecekam. Kabarnya juga ada sepeda motor yang dibakar, tapi Saya tidak tahu informasi pasti, pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, suasana dua desa yang bertetangga itu masih mecekam. Sejauh ini, keterangan resmi dari Mapolres Kerinci belum berhasil didapat. Namun demikian, dari informasi yang diperoleh, polisi juga sudah berjaga di TKP untuk mencegah terjadinya bentrokan. (wsn/pin)
