JAMBIUPDATE.COM, SAROLANGUN - Pihak kepolisian dari Polres Sarolangun, Polsek Kota Sarolangun dan dari Polres Riau terlibat kontak senjata selama 10 Menit dengan tersangka penembakan anggota Polda Riau di Sarolangun.
Terjadinya kontak senjata tersebutŽ berawal pada hari Minggu (23/11) sekitar pukul 21.30 wib, Kasat Reskrim Sarolangun mendapat info dari Kasat Reskrim Polres Pekan Baru Riau bahwa tim mereka sedang mencari TSK yang ada di wilayah Polres Sarolangun, terkait TSK yang melakukan penembakan terhadap anggota Polda Riau beberapa waktu lalu.
Mendapat informasi tersebut tidak berapa lama kemudian Kanit Buser Polres Sarolangun Ipda Malik bersama angta tiga orang bergabung dengan tim polres Riau melakukan penyisiran di lokasi yg di jadikan target yaitu rumah makan Sanang Hati KM 4 Sarolangun.
Selanjtnya Kapolsek Kota Sarolangun Iptu Toni Tobing mendapat info bergerak untuk lakukan penangkapan, dan memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Carles Sitorus bersama 3 personil untuk lakukan backup membantu tim dari Pekan Baru RiauŽ.
Kemudian tim menyusun rencana sebelum pengerebekan dilakukan di Terminal Baru pada pukul 23.15 Wib. Ternyata, saat digerebek, ada 4 tersangka yang berada di TKP ke 4 tersangka berinisial Ark, Gt, Ad, dan seorang perempuan Žtak dikenal. Terjadi baku tembak lebih kurang 10 menit dengan para tersangka. Namun tersangka melarikan diri ke kebun dan sawah yang ada di sekitar TKP, namun saat dilakukan penyisiran, tersangka tidak diketemukan.
Tersangka melarikan diri, ujar Kapolsek Sarolangun Iptu Toni Tobing.
(feb)
