iklan Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Hingga kini, YS (12) siswa kelas VI SD 061 Koto Panap, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungaipenuh, yang diduga korban penganiayaan Sekdes masih terbaring lemah di rumahnya.

Kendati demikian, ia tetap bersemangat untuk mengisi lembar ujian semester. Basuara, yang merupakan orangtua YS, mengatakan dari beberapa hari yang lalu buah hatinya itu ujian di rumah.

Pihak sekolah membolehkan anak saya ujian dirumah, kemarin ujian IPA dan PPKN, hari ini Rabu (17/12) ujian IPS dan MTK, ujar Basuara saat ditemuai jambiupdate.com, Rabu (17/12).

Saat mengisi lembar jawaban YS terpaksa telungkup, sebeb punggungnya masih sakit jika duduk. Itu pun hanya sebentar. Beberapa saat setelah telungkup YS mengeluhkan kepalanya yang pusing, sehingga ujian dihentikan dan dia hanya bisa menjawab 24 soal.

15 menit duduk lalu telungkup, setelah itu anak saya merasa pusing, sehingga ujian dihentikan, ucapnya.

Terkait penegakan hukum, pihaknya sudah menemui Polsek Sitinjau Laut, Namun, belum ada perkembangan. Kata Kapolsek lagi diproses, ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Kerinci AKBP S Winugroho Sik melalui Kasat Reskrim AKP A Naibaho saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya akan tetap memproses kasus penganiayaan tersebut. Tetap kita proses, pungkasnya.

(dik)

 

 


Berita Terkait



add images