JAMBIUPDATE.COM, JAMBI - Oknum Anggota Polres Batanghari, Brigadir S, kini tengah dicari. Pasalnya, sejak 4 Maret 2015 tidak masuk dinas, tanpa izin dari Kapolres setempat. Diduga pelariannya ada hubungannya dengan kelompok radikal.
"Saat ini, pihak Polres Batanghari dan pihak terkait tengah melakukan penyelidikan dan pencarian," ujar Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, saat dikonfirmasi jambiupdate.com, Selasa (24/3).
Namun, mantan Kapolres Tanjab Timur ini dengan tegas menyatakan, bahwa yang bersangkutan tidak bergabung dengan kelompok itu. Hanya saja, dirinya membenarkan bahwa yang bersangkutan tidak lagi masuk dinas.
Informasi terakhir yang diterima pihaknya, kata dia, anggota yang bertugas di Humas Polres Batanghari ini pergi ke Sumatera Utara, Medan, untuk melihat orangtuanya yang sedang sakit. Tetapi, hingga kini tidak kunjung pulang. Ž
Almansyah yang juga pernah menjabat sebagai Waka Polres Batanghari ini menjelaskan kronolgis awalnya. Kata dia, 4 Januari 2015, Brigader S sering mengatakan ingin keluar dari dinas kepolisian. Dari perkataan tersebut timbul ketidakharmonisan keluarga dan sering berlaku kasar terhadap keluarga.Ž
"5 Maret, Dia (Brigader S,red) pergi ke Medan untuk ketemu ibu nya sakit," jelasnya.
Semenjak waktu itu, lanjutnya, yang bersangkutan tidak pernah lagi masuk kantor dan dianggap Desersi. Namun, belakangan diperoleh informasi bahwa 17 Februari 2015, Brigadir S sudah membuat pasport di kantor Imigrasi klas 1 Jambi dengan nomor pasport A 9489084.
"Pasportnya tujuan wisata ke Malaysia. Kalau untuk bergabung dengan kelompok radikal, sampai saat ini kita belum mendapatkan informasi," pungkasnya.
(pds)
