Illustrasi
Illustrasi

JAMBIUPDATE.COM, JAMBI Sejak Januari hingga Maret 2015 Universitas Jambi (UNJA) belum membayar gaji cleaning service. Ada 40 cleaning service yang menunggu gaji itu. Satu bulan cleaning service digaji Rp 550.000 per orang. Mereka tidak mengetahui apa penyebab gaji mereka belum dibayarkan.

Meski tak mendapat gaji selama tiga bulan, mereka tetap bekerja seperti biasa. Mereka tidak berani memberontak ataupun mogok kerja.  Telatnya gaji itu menunda mereka untuk berbelanja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Untuk makan sehari-hari mereka mencari alternative lain. Bahkan ada yang minjam uang di tetangga.

Salah seorang cleaning service yang meminta namanya tidak disebutkan kemarin mengakui bahwa dirinya dan teman-temannya yang lain belum menerima gaji sejak April lalu. Kemarin (15/4) beberapa orang dari mereka sempat mogok kerja. Sekira pukul 10.00 WIB sudah pulang dan tidak mau lagi bekerja di hari itu.

Kita belum di gaji. Makanya kita dak semangat kerja, akunya. Biasanya, gaji setiap bulan selalu dibayarkan dan tidak pernah telat. Dia berharap agar gaji mereka dibayarkan oleh UNJA dalam waktu dekat.

Kami dapat informasi security sudah gajian. Ngapo kami belum, Tanya dia. Janji dari pihak pengelolaan gaji cleaning service UNJA, kata dia, keterlambatan itu dikarenakan gaji seluruh cleaning service  akan dinaikkan menjadi Rp 700 per bulannya. Kemudian, adanya penambahan tenaga cleaning service.

Kalu iyo, ngapo dak terus terang. Janganlah gaji kami ditunda, tegasnya. Informasi lain menyebutkan bahwa, gaji seluruh cleaning service akan dibayarkan Senin depan. Beberapa pegawai mengaku tidak tahu. Mungkin saja. Kita tunggu saja, tegasnya.

(fth)  

 


Komentar

Berita Terkait

Empat Maskapai Ajukan Angkut Domestik JCH

Nekat Jual Miras, Izin Usaha Dicabut

Sekda: Masrul Akan Dikenakan Sanksi Administratif

Rumah Kos Banyak di Kota Jambi, Tapi Ogah Bayar Pajak

Mulai Besok, Mini Market Dilarang Jual Miras

Rekomendasi




add images