JAMBIUPDATE.COM, KERINCI - Kasus dugaan mal praktek di RSU MHA Thalib Kerinci terus diselidiki pihak Kepolisian. Hingga Kamis (8/9) tiga orang pegawai RSU sudah diperiksa penyidik.
Kapolres Kerinci AKBP S Winugroho melalui Kanit Idik I Satreskrim, IPTU Maizardi membenarkan bahwa sejumlah saksi sudah diperiksa. Menurutnya dihentikan atau tidaknya kasus ini tergantung hasil penyelidikan nantinya.
"Dihentikan atau tidak kasus ini kita lihat nanti setelah penyelidikan," ujarnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Abriansyah Harahap mengungkapkan, saksi yang sudah diperiksa adalah tiga orang perawat Ruang Anak RSUD Mayjen HA Thalib Kerinci yang dinas saat korban bayi Regina dirawat di rumah sakit. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kemungkinan kesalahan prosedur dalam penanganan perawatan pasien.
Disebutkannya, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan dinaikkan ke tingkat penyidikan, jika nantinya ditemukan alat bukti serta keterangan saksi yang mengarah pada kesalahan tindakan yang dilakukan pihak rumah sakit.
Untuk diketahui, Regina dirawat di RS sejak Kamis (1/10) lalu karena demam panas serta muntah-muntah. Hingga Jumat (2/10) pagi, Regina sudah menghabiskan 1 botol infus, serta kondisinya sudah mulai membaik.
Sekitar pukul 09.00, infus Regina diganti oleh perawat. Namun, 5 menit setelah diganti, kondisi Regina mendadak memburuk. Seketika itu juga, anak ketiga pasangan Dendi Budizar dan Nel ini meninggal dunia. (dik)
