JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Bupati Kerinci, H Adirozal, menginformasikan, serapan fisik pembangunan di Kabupaten Kerinci sampai akhir Desember 2015 mencapai 94 persen, sedangkan keuangan dibawah 100 persen. Sedangkan, PAD Kabupaten Kerinci tercapai lebih dari 100 persen melebihi target Rp 60 miliar.
"Serapan keuangan yang dibawah 100 persen karena adanya penghematan. Sedangkan penyerapan fisik yang 94 persen dikarenakan ADD untuk tahap ketiga tidak terserap semua. ADD tidak terserap semua, karena Juknis baru turun Oktober. Tahap 1 dan 2 sudah terserap, tahap 3 hanya 30 Desa yang melaksanakan, selebihnya tahun 2016 dilaksanakan," sebutnya.
Sementara Sekda Kerinci, Zulpahmi, menambahkan, APBD Kabupaten Kerinci tahun 2016 mengalami peningkatan. Sebelumnya tahun 2015 APBD Kerinci Rp 998 M, tahun 2016 meningkat menjadi Rp 1,23 T. Peningkatan terbesar terjadi di Dana Desa. Tahun 2015 Dana Desa sebesar Rp 74 M, meningkat menjadi Rp 176 M. Sedangkan ADD juga mengalami peningkatan.
"Sesuai aturan,dana desa diwajibkan 10 persen dan DAU dikurang DAK. Tahun 2015 lalu, dana desa diambil dari DAU dikurang gaji, hanya 8,5 persen. Tahun ini ditambah 1,5 persen, sehinga total Dana Desa tahun 2016 sebesar Rp 215 M," tandasnya. (dik)
