iklan Jenazah korban IPDA SN saat dievakuasi
Jenazah korban IPDA SN saat dievakuasi

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - IPDA SN (35), perwira polisi yang tewas gantung diri di sebelah kiri pos penjagaan Mapolres Tanjabtim, Kamis (4/2) pagi, ternyata tengah mengajukan pindah ke Kota Jambi.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Tanjabtim, AKBP Bramono Purnomo Nugroho SIK melalui Kabag Ops, Kompol Efi Rachmat. "Ada ajukan pindah, tapi itukan kewenangan polda, ini Saya dapat berdasarkan informasi dari pak Kapolres," ujar Kompol Efi, Jumat (5/2).

Namun hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui motif apa yang menyebabkan korban berani mengakhiri hidup dengan cara tragis. Disinggung terkait masalah asmara? Kabag Ops juga tidak mengetahui secara pasti.

Baca Juga: IPDA SN yang Tewas Gantung Diri Ternyata Pernah Menjadi Sespri Kapolda Jambi, Ini Keseharian Pada Masa Hidupnya

"Saya kurang tahun, karena almarhum memang pendiam, sehingga kami tidak mengetahui permasalahan apa yang dialami almarhum," jelasnya.

Namun pihaknya tetap berusaha untuk mencarai secara pasti, motif apa yang terjadi dalam kehidupan korban, hingga korban nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. "Kalau sudah dapat motifnya, pasti akan kami beritahukan," tandasnya. (yos)


Berita Terkait



add images