JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Edi Wijaya merupakan otak pelaku dalam aksi perompakan Kapal BG Nusantara yang membawa kontainer berisi karet mentah di perairan Kualatungkal. Kini Dia masih diburu. Dia diketahui melarikan diri bersama isteri mudanya.
Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jambi, AKBP Helly Helmanto. Disebutkannya, saat digerebek di rumahnya yang berlokasi di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Edi Wijaya sudah tidak di rumah.
"Informasi yang kita terima. Dia kabur bersama istri mudanya. Sekarang masih kita buru," sebut AKBP Helly Helmanto SIK.
Seperti diberitakan, aksi para perompak ini baru diketahui setelah kapal tiba di Singapura. Dimana, salah satu kontainer sudah jebol. Karet mentah sebanyak 12 ton raib. Dengan kejadian ini, korban melapor. Hasil penyelidikan, berhasil diamankan 6 dari 12 pelaku.
Pelaku yang diamankan adalah Muhammad Ilyas (40) selaku penyandang dana, serta Effendi (40), Saidi (34), dan Rusni (40), yang bertuggas menurunkan karet dari kontainer. Dua orang lainnya adalah Effendi (60) dan Syafrudin, yang bertugas menyusun karet dalam palka. (pds)
