iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Sebagai daerah pesisir, sangat memungkinkan wilayah Kabupaten Tanjabtim rawan terhadap penyelundupan barang-barang. Bahkan, diindikasi menjadi jalur empuk penyelundupan barang dari negara luar. Tentunya hal ini harus diwaspadai.

Kasat Reskrim Polres Tanjabtim, IPTU Maruli Hutagalung, mengatakan, terkait hal ini pihaknya akan memfokuskan pelabuhan-pelabuhan tikus yang disinyalir sebagai tempat masuknya barang-barang dari luar.

"Kalau pelabuhan utama tetap dipantau, tapi kami lebih memfokuskan pelabuhan tikus yang jarang terdeteksi," ujarnya, Minggu (10/4).
Dalam memberantas barang-barang dari luar yang masuk ke Tanjabtim, Dia tetap akan berkoordinasi dengan Pol Air, Karantina dan Krimsus Polda Jambi. Diharapkan dengan sinergi yang dilakukan, dapat memberantas masuknya barang ilegal dari luar.

"Daerah pesisir di Provinsi Jambi ada dua, pertama Tanjabbar dan kedua Tanjabtim. Kedua daerah pesisir ini memungkinkan masukan barang-barang dari luar," jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, barang-barang yang memungkinkan masuk ke Tanjabtim seperti bawang merah, gula, beras, pakaian bekas, elektronik dan minuman merek luar. (yos)

 

 


Berita Terkait



add images