JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Ungkapan Kaharuddin orangtua W, yang anaknya diduga telah lecehkan oleh oknum guru berinsial (LK) dibantah tegas Kadisdik Tanjabtim, Feri Marjoni.
Melalui percakapan via ponsel Jumat (15/4). Kadisdik mengatakan telah bertemu dengan kepsek dan guru bersangkutan.
"Jadi W sudah anggap LK sebagai orang tua. LK pergi mancing saja W ngikut. W ini perempuan tapi kayak laki-laki, W ini tomboi," jelas Kadisdik.
Perhatian yang kurang dari orang tua W menyebabkan W mencari orang tua angkat. Apa yang dikatakan orang tua W, yang menyebut LK bersama W di dalam ruangan Bimbingan Konseling (BK) tidaklah benar.
"LK tidur di rumah sendiri, nah W baru tidur di sekolah karena masalah keluarga W. Karena W tidak sejalan dengan ayahnya. Anak ini juga sudah beberapa bulan tidak bersekolah. Tidak benar pernyataan orang tua W," tegasnya.
Sewaktu pihak keluarga W melakukan penggerebekan di rumah LK, juga tidak ditemukan W berada di rumah LK. Nyatanya W malah ditemukan di sekolah.
"Laporan dari kepsek dan guru bersangkutan tidak benar," pungkasnya. (yos)
