JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Sangat disayangkan, hasil tes urine terhadap anggota Sat Pol yang dilakukan BNNK Tanjabtim, ternyata dirahasiakan dan tidak dipublikasikan. Ini berbeda dengan pelaksanaan tes urine yang dilakukan Bupati dan seluruh Kepala SKPD, hasil tes urine-nya langsung dipublikasikan dan tidak ditutup-tutupi.
Bahkan, selain hasilnya yang dirahasiakan. Pelaksanaan tes urine ini juga banyak tidak dihadiri anggota Po PP. Kasat Pol PP Tanjabtim, Mustafa mengungkapkan, sebanyak 72 anggotanya ikut dalam pelaksanaan tes urine.
"Untuk hasil tes urine memang tidak diumumkan dan dirahasiakan," ujar Mustafa, Rabu (19/10).
Tercatat sebanyak tujuh anggota Satpol PP tidak datang dan mengikuti tes urine. Kepada anggotanya yang tidak hadir akan dilakukan tes susulan. Karena keseluruhan anggota harus mengikuti tes urine.
"Saya saja ikut, bahkan sekretaris dan kasi ikut, masa anggota Saya tidak mau tes urine," jelasnya.
Namun dia memastikan, ketidakhadiran anggotanya bukan tanpa alasan, namun memang ada sesuatu yang memang tidak dapat ditinggalkan, sehingga ketujuh anggotanya memang tidak dapat ikut dalam tes urine.
Untuk saat ini, sambungnya, belum diketahui hasil tes urine yang telah dilakukan anggotanya. Namun dia memastikan hasil akan segera dikeluarkan BNNK Tanjabtim.
"Tidak ada yang kami tutupi dari hasil tes urine, karena kan memang untuk diserahkan ke pak bupati," urainya.
Bagi anggotanya yang terbukti positif menggunakan Narkoba, dia akan memberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku. (yos)
