Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SANGATTA Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kaltim, Irawansyah mengatakan, pemkab belum bisa memutuskan terkait pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Namun, ada beberapa opsi terkait tunjangan tersebut, karena imbas dari defisit anggaran.

Diantaranya, TPP tetap dipertahankan, dihilangkan secara keseluruhan, atau terjadi pengurangan yang relatif signifikan.

Tunjangan masih kami evaluasi. Masih tetap atau tidak. Tetapi jika melihat situasi saat ini, kemungkinan akan diturunkan 50 persen. Tetapi itu semua masih akan kami bahas, ujar Sekkab Irawansyah.

Namun katanya, pemangkasan tunjangan yang diperkirakan hingga 50 persen tersebut akan diberlakukan dua bulan lagi tepatnya memasuki tahun 2017 mendatang.

Saat ini, dirinya memastikan jika tunjangan masih aman dan dibayarkan sesuai dengan yang diharapkan. Kalaupun ada, penurunannya tidak terlalu signifikan.

"Paling lambat Desember 2016 ini kami akan evaluasi. Karena 2017 kami akan terapkan hal tersebut. Jadi Desember sudah bisa diketahui apakah tunjangan masih dipertahankan, atau dikurangi, katanya. (dy/sam/jpnn)


Sumber: www.jpnn.com

Komentar

Berita Terkait

Ya Ampun, Harga Cabai Merah Sampai Sebegini Mahalnya

Golkar Tarik Dukungan ke Ahok?

8 Tugas Trump pada 100 Hari Pertama Sebagai Presiden

Ingat! Terlambat Sehari, Wajib Bikin SIM Baru

Rekrutmen CPNS di 32 Instansi Pusat Ditunda, Ini Daftarnya

Rekomendasi




add images