iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO - Pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Hanafie Muara Bungo sontak heboh, pasalnya salah satu pasien nekat melompat dari lantai tiga gedung hingga tewas, Kamis (31/8) sekitar pukul 11.15 WIB.

Direktur RSUD H Hanafie Muara Bungo, dr Mardiah mengatakan bahwa korban tersebut berinisial M. Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas gedung berketinggian 25 meter tersebut.

"Pasien ini berinisial M (41) warga Kelurahan Jaya Setia, Kecamatan Pasar Muara Bungo. Korban melompat dari lantai tiga dan jatuh ke balkon rumah sakit. Sempat kesulitan untuk mengevakuasi jasad korban ," ucap dr Mardiah.

Dijelaskannya, korban sudah dirawat selama 5 hari. Korban mengalami sakit demam Tipoid dan Hepatitis dirawat sejak 26 Agustus lalu. Korban diduga depresi akibat penyakit yang di deritanya.

"Korban melompat masih menggunakan infus. Kita sudah memberikan pertolongan dengan memberikan bantuan oksigen dan bantuan pijat jantung. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan ," sebutnya.

Dijelaskannya, sebelum bunuh diri korban baru saja diperiksa oleh petugas rumah sakit. Hasil pemeriksaan bahwa suhu pasien saat itu 40,5 drajat. Diketahui sejak hati pertama dirawat, suhu tubuh pasien selalu tinggi.

"Sudah kita berikan terapi sesuai diagnosa, secara standar penanganan sudah kita lakukan. Pasien dengan suhu tubuh tinggi ini bisa saja terjadi Metabolisme otak, pasien beralusinasi ," jelasnya.

Disebutkannya, sebelum bunuh diri pasien sempat menyuruh anaknya mengaji serta menyuruh istrinya untuk mengambilkan minum. Ketika sang anak dan istri lengah, kala itulah korban keluar jendela dan melompat.

"Korban ini sempat meminta istrinya mengambilkan air dan anaknya disuruh ngaji, pasien sadar betul saat itu. Korban juga berekonomi mampu, buktinya korban dirawat di ruangan VIP," tutupnya.(ptm)


Berita Terkait



add images