JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Hingga Kamis pagi (15/11) pukul 10.30 Wib, ruas jalan Nasional Sungai Penuh via Tapan tepatnya di puncak masih belum bisa dilewati kendaraan roda empat, roda enam dan fuso.

Hal ini disebabkan, material longsor yang menutupi ruas jalan di KM 35 dan KM 21 belum dibersihkan oleh pihak terkait. Akibatnya disejumlah SPBU dalam kota Sungai Penuh tutup.

Seperti SPBU Tanah Kampung, terlihat antrean panjang kendaraan roda empat dan dua untuk mengisi BBM. Selain itu dua SPBU lainya yaitu SPBU Kumun dan SPBU Pelayang Raya sudah tutup, karena BBM sudah habis.

Salah seorang petugas SPBU Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh dikonfirmasi mengatakan bahwa stok BBM hanya tinggal Pertamax, itupun tinggal sedikit lagi. "Mobil tanki tidak bisa lewat, karena longsor di puncak," sebutnya.

Kapolsek Kota Sungai Penuh, Iptu Yudistira dikonfirmasi membenarkan ruas jalan Nasional Sungaipenuh via Tapan sampai Kamis pagi belum bisa dilewati, karena material longsor yang menutupi ruas jalan belum dibersihkan. "Alat berat sudah tiba dilokasi tadi malam, tapi tadi malam belum bisa dikerjakan, kita tidak tau apa kendala belum dikerjakan, nanti kita konfirmasi dengan anggota yang dilokasi," sebutnya. (adi)


Komentar

Berita Terkait

Banjir, 210 Hektare Padi di Batanghri Terancam Puso

NAH! Puluhan Galian C di Sarolangun Tak Berizin

Ratusan Hektar Sawah di Kerinci Terendam Banjir

Sawah Direndam Banjir, Warga Kerinci Panen Dini

Ternyata ini Penyebab Kelangkaan Premium di Bungo

Warga Diminta Jangan Bangun Rumah Dibantaran Sungai

Rekomendasi




add images